• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut: Indonesia Negara Besar, Tidak Elok Diatur Negara Kecil

by Ruang Politik
in Nasional
458 5
0
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Ist

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Ist

495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jika tidak merubah pola pikir, kata dia, maka akan terus-menerus menjadi budak negara maju.

RUANGPOLITIK.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut, anak-anak muda Indonesia harus lebih giat belajar dan disiplin.

Hal itu perlu dilakukan menurut Luhut jika ingin melihat Indonesia menjadi negara lain dan tidak lagi menjadi budak bagi negara maju.

RelatedPosts

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

“Saya sebagai seniormu lah, saya mau bilang gini, dari pengalaman saya, tidak akan ada satu negara maju pun yang ada di dunia ini yang akan menarik kamu untuk jadi negara maju,” ujar Luhut dikutip fajar.co.id pada unggahan akun Tiktok @golkar.indonesia (21/8/2023).

Jika tidak merubah pola pikir, kata dia, maka akan terus-menerus menjadi budak negara maju.

“Gak akan ada satupun yang bikin kalian maju. Kecuali kamu sendiri, itu harus kau tanam dalam dirimu,” lanjutnya.

“Jadi kalau kau berkelahi sendiri, kau tidak belajar, tidak disiplin, yah kau akan jadi budak mereka,” sambung Luhut.

Dipaparkankan Luhut, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang terbesar di dunia. Untuk itu, menurutnya tidak elok jika Indonesia diatur-atur negara yang lebih kecil.

“Negara-negara berkembang sekarang depleted reservoir itu kan Indonesia salah satu yang terbesar di dunia. Ada di negara eropa yang cuma penduduknya berapa, ikut ngatur-ngatur kita,” tukasnya.

Contoh pola pikir yang membuat Indonesia tidak maju, dituturkan Luhut, selalu mengatakan Indonesia memiliki utang yang banyak.

“Banyak, kita mempersulit diri kita bilang utang kita banyak, kita negara yang utangnya paling sedikit sekarang. Bandingin lah sama negara-negara besar,” Luhut menuturkan.

Luhut meminta, para pemuda untuk tidak sempit dalam berpikir. Indonesia merupakan negara yang besar dan harus berani melihat fakta yang ada.

“Seperti di Eropa Union, datang parlemennya ke saya, mereka mengatakan, wah Indonesia kenapa melarang nikel diekspor?. Saya bilang, kami sekarang kalau gak diekspor kemarin nih ekonomi kami gak seperti hari ini,” papar Luhut.
Dia mengaku mengembalikan pertanyaan pihak Eropa Union, karena menurutnya, Indonesia perlu memikirkan dirinya sendiri sebelum negara lain.

“Apa salah? Saya bilang. Apa saya harus mikirkan kalian? Yah kalian pikir sendiri kah. Kami juga mikir diri kami,” tandasnya.

“Saya janji mau ketemu sama Kristalina nanti di Washington saya mau jelasin sama dia dan sudah pernah sudah pernah saya jelasin juga dulu,” sambung dia.

Diceritakan Luhut, dirinya ingin mengatakan apa yang dia lakukan sudah tepat. Membuat ekonomi Indonesia sehat terlebih dahulu sebelum memikirkan negara lain.

“Ngapain kalian mau kami nolong-nolong negara maju. Kalian sudah maju kok. Kami perlu nolong diri kami, generasi muda Indonesia rusak hanya karena memperhatikan aturan yang dibuat kolonial,” imbuhnya.

Tambahnya, Indonesia telah dijajah selama kurang lebih 350 tahun. Sementara negara maju bisa dikatakan tidak pernah mengalami nasib yang sama dengan Indonesia.

“Saya telponan dengan Ajay, Presiden World Bank, saya bilang pak Jay anda jangan ketemu Presiden langsung. Lihat dulu apa yang terjadi di Indonesia, setelah itu anda baru ketemu Presiden. Kamu lihat hilirisasi dan apa dampaknya,” tukasnya.

“Bagaimana kita melakukan (tentang) masalah lingkungan. Apa yang sudah kita lakukan mengenai sampah, the breeze di laut, proses sampah RDF, dia bilang saya setuju, kamu juga lihat smelter itu, apa yang kami buat, kenapa dulu pertumbuhan ekonomi di sana nol atau negatif, sekarang bisa sampai berapa belas persen,” bebernya.

Meskipun demikian, Luhut mengakui apa yang diupayakan saat ini masih belum sempurna. Namun, yang perlu disadari, apayang dilakukan telah mencerminkan sebuah negara maju.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: LBPRI
Previous Post

Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Hasto PDIP Singgung Opsi Pemecatan

Next Post

Lagi, Ketua Bappilu Demokrat Kembali Desak Anies Segera Umumkan Cawapres

Ruang Politik

Next Post
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief/Ist

Lagi, Ketua Bappilu Demokrat Kembali Desak Anies Segera Umumkan Cawapres

Recommended

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

1 hari ago
BPBD Payakumbuh Gelar Pelatihan  Pencegahan dan Mitigasi Bencana

BPBD Payakumbuh Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

2 hari ago

Trending

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

5 hari ago
Inilah Sosok Waskito Budi Darmo, A.Md.IP., S.H., M.M Kalapas Kelas III Suliki

Inilah Sosok Waskito Budi Darmo, A.Md.IP., S.H., M.M Kalapas Kelas III Suliki

2 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

1 hari ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive