• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
06 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Korlantas Polri Usul Pajak Progresif Dihapus

by Ruang Politik
in Kilas Update
417 27
0
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi./Humas Polri

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi./Humas Polri

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Usulan penghapusan pajak progresif disampaikan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi pada saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

RUANGPOLITIK.COM —Pajak progresif dinilai tidak berdampak signifikan terhadap pemasukan negara. Justru, pajak progresif membuat masyarakat tidak jujur dengan memalsukan identitas kepemilikan kendaraan demi menghindari pajak progresif.

Salah satu contoh temuan masyarakat yang menghindari pajak progresif, pemilik rumah gubuk dan penerima subsidi justru tercatat sebagai pemilik mobil mewah Alphard. Ternyata cuma titipan.

RelatedPosts

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

Pajak progresif berlaku di masyarakat masyarakat, yaitu bagi pemilik kendaraan lebih dari satu.

Usulan penghapusan pajak progresif disampaikan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi pada saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Irjen Firman mengatakan, beban pajak yang ditambahkan ketika seseorang memiliki kendaraan lebih dari satu, ternyata tidak berdampak pada pemasukan negara.

Sebaliknya, malah menjadikan masyarakat tidak jujur. Main akal-akalan dan memanfaatkan segala situasi.

Firman menjelaskan, saat ini banyak masyarakat mampu dan kaya, menghindari pajak progresif dengan memalsukan identitas kepemilikan kendaraannya.

Firman mengungkapkan, dampak pemalsuan kepemilikan kendaraan ini sangat menyulitkan kepolisian. Sebab, polisi jadi sulit mengidentifikasi identitas kepemilikan kendaraan ketika terjadi sesuatu hal.

“Orang yang mau mobil tiga, empat, biar saja. Tidak usah diprogresif,” kata Irjen Firman seperti dilansir dari PMJNews.

“Ketika kami bicara dengan Bu Nicke (Dirut) Pertamina untuk menghitung subsidi, ada orang yang secara catatan harus dapat, tapi dia punya mobil Alphard,” jelas Firman.

Firman mengungkapkan, ada pemilik kendaraan yang rumahnya gubuk, tetapi tercatat memiliki mobil mewah Alphard.

“Ternyata ini titipan. Cuma minjam STNK untuk menghindari pajak progresif. Ini kan repot (kalau mobil tersebut terkena ETLE atau sanksi lainnya),” ungkap Firman.

Firman juga mengungkapkan temuan Direktur Penegakan dan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan. Hampir 30 persen kendaraan di Indonesia bukan atas nama pemilik aslinya.

Hal ini menyebabkan terjadinya surat tilang yang salah alamat. Oleh karena itu, penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tidak efektif.

Dengan mengusulkan pajak progresif dihapus, Irjen Firman berharap pemilik kendaraan tidak lagi mengakali surat-surat kepemilikan kendaraan mereka.

Identitas kendaraan dan pemiliknya dapat didata dengan lebih baik lagi.

“Kami dengan tim Samsat Nasional sudah berjalan ke gubernur untuk meminta nol-kan biaya balik nama dan pajak progresif,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Korlantas PolriPolri
Previous Post

Mahfud: Hasil Operasi Intelijen di Balik Al Zaytun & NII Kartosoewirjo

Next Post

34 Juta Data Paspor Warga Indonesia Bocor Diduga Ulah Bjorka

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi paspor./Ist

34 Juta Data Paspor Warga Indonesia Bocor Diduga Ulah Bjorka

Recommended

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

2 hari ago
Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

2 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive