• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Relevansi Gerhana Matahari dan Lebaran 21 April Menurut Ilmuwan

by Rupol
in Kilas Update
457 5
0
494
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kontroversi perbedaan penetapan hari raya selalu terjadi setiap tahun. Namun untuk lebaran kali ini, seorang akademisi menyampaikan fenomena alam Gerhana Matahari Hibrida dengan lebaran sesuai dengan Ilmu Falak lulusan Magister Ilmu Falak Universitas Walisongo.

Dalam tulisan Najmuddin Syaifullah yang tercantum di situs Muhammdiyah, ia menyoroti hubungan antara gerhana matahari yang terjadi hari ini dengan metode hisab wujudul hilal.

RelatedPosts

Dari  Suliki, Pemkab Lima Puluh Kota Upayakan Mitigasi Bencana  Dengan Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB)

Ketua DPRD Payakumbuh Buka Acara Adat Salingka Nagari

DPRD Payakumbuh Tegaskan Belum Bahas 3 Ranperda

Ia menjelaskan gerhana matahari terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Posisi ini terjadi ketika bulan baru, yaitu saat matahari dan bulan mengalami konjungsi (ijtimak).

Sedangkan gerhana bulan terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus. Posisi ini terjadi saat bulan purnama.

Berdasarkan konsep tersebut, kata dia, maka bisa dipastikan gerhana matahari terjadi ketika bulan baru, akan tetapi setiap bulan baru belum tentu terjadi gerhana.

Begitu juga dengan gerhana bulan yang pasti terjadi ketika bulan purnama, tetapi setiap bulan purnama belum tentu terjadi gerhana.

“Apabila hari ini terjadi gerhana matahari, maka besok sudah masuk bulan baru hijriah. Akan tetapi kembali lagi kepada waktu terjadinya gerhana, jika gerhana terjadi di waktu antara pagi sampai siang, maka besok kemungkinan besar sudah bulan baru karena tinggi hilal sudah berada di atas ufuk,” tulis dia.

“Akan tetapi apabila gerhana matahari terjadi ketika sore, maka hilal kemungkinan masih di bawah ufuk dan besok belum masuk bulan baru,” imbuh dia.

Ia mengatakan gerhana matahari tahun ini terjadi di bulan Ramadan, sehingga menyita perhatian banyak orang sebab berkaitan dengan penentuan Idulfitri.

Najmuddin menjelaskan tinggi hilal pada 29 Ramadhan 1444 H atau 20 April 2023 (hari terjadinya gerhana matahari) di Banda Aceh adalah 2°21,39′.

Tinggal hilal itu sudah cukup masuk kriteria hisab hakiki wujudul hilal, sehingga Jumat (21/4) sudah masuk bulan Syawwal.

Akan tetapi tinggi hilal tersebut belum memenuhi kriteria MABIMS (kumpulan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura guna mengusahakan unifikasi kalender Hijriah) yang mensyaratkan tinggi hilal 3° dan elongasi 6,4°.

“Oleh karena belum memenuhi kriteria MABIMS, maka besok belum masuk bulan baru dan Syawal akan dimulai lusa (tanggal 22 April 2023). Perbedaan metode penentuan awal bulan di atas akan mengakibatkan Idulfitri nanti tidak dilaksanakan secara serentak,” tulisnya.

Editor: Ivo Yasmiati

(RuPol)

 

Previous Post

Menag Yaqut Cholil Gelar Sidang Isbath Penentuan 1 Syawal Versi Pemerintah

Next Post

Gerhana Matahari Rujukan Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Jumat Besok

Rupol

Next Post
Gerhana Matahari Rujukan Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Jumat Besok

Gerhana Matahari Rujukan Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Jumat Besok

Recommended

Dari  Suliki, Pemkab Lima Puluh Kota Upayakan Mitigasi Bencana  Dengan Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB)

Dari  Suliki, Pemkab Lima Puluh Kota Upayakan Mitigasi Bencana  Dengan Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB)

1 hari ago
Ketua DPRD Payakumbuh Buka Acara Adat Salingka Nagari

Ketua DPRD Payakumbuh Buka Acara Adat Salingka Nagari

1 hari ago

Trending

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive