Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Tewas di Tangan KKB Papua, Jenazah Pratu Miftahul Dalam Jurang Belum Dievakuasi

by Rupol
in Kilas Update
430 18
0
479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kembali memanas. Mereka menggunakan anak-anak dan perempuan untuk menyergap prajurit TNI pencari Pilot Susi Air.

Strategi itu sempat membuat prajurit menjadi panik. Hal ini diungkapkan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Srategi ini membuat pasukan TNI berhasil dikelabui dan memakan korban jiwa saat terjadi baku tembak.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

“Di perjalanannya (36 prajurit TNI pencari Pilot Susi Air) dihadang dan kontak tembak KST (KKB Papua) yang dalam kontak tembak tersebut mereka memanfaatkan masyarakat dan anak-anak untuk menyerbu. Dari tembakan, dari masyarakat khususnya ibu-ibu dan anak-anak untuk menyerbu dengan pasukan kita,” kata Yudo dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui YouTube Puspen TNI, Selasa (18/4/2022).

Serangan tersebut membuat Pratu Miftahul Arifin terkena tembakan hingga jatuh ke jurang. Pasukan operasi lantas dalam posisi bertahan menghadang serangan.

“Pasukan kita dengan kondisi seperti itu ada salah satu yang jadi korban Pratu Miftahul Arifin jatuh ke jurang 15 meter kemudian ditolong. Saat pertolongan tersebut dilaksanakan oleh KST sehingga posisi kita bertahan,” katanya.

Prajurit dalam posisi dikeroyok, khususnya dari perempuan dan anak yang dilibatkan KKB. Kondisi ini membuat prajurit menjadi panik.

“Namun dari segala sisi mereka bersama masyarakat tadi, istilahnya kalau perang Jawa ngeroyok ramai-ramai sehingga pasukan kita mungkin panik sehingga terjadi seperti itu,” katanya.

Sementara itu, jenazah Pratu Miftahul Arifin, prajurit gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan, belum dapat dievakuasi dari jurang 15 meter. Evakuasi diupayakan pada Rabu besok.

Yudo awalnya menyampaikan jumlah prajurit luka akibat serangan KKB di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga bertambah menjadi 5 orang dan telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Kemudian ada 4 prajurit lainnya yang belum diketahui nasibnya pascapenyerangan KKB.

“Kemudian yang saat ini, ada 4 orang yang belum terkonfirmasi. Mungkin dalam situasi seperti itu mereka bersembunyi dan sebagainya, kita enggak tahu. Tapi akan kita laksanakan pencarian dan lainnya alhamdulillah selamat,” kata Yudo

Namun Yudo menyampaikan tidak semua prajurit selamat telah kembali ke wilayah Mugi. Sebagian lainnya masih bertahan di lokasi karena jenazah Prajurit Miftahul Arifin belum dapat dievakuasi.

“Ada yang sudah kembali ke Mugi dan juga standby untuk mengambil salah satu jenazah yang dari Pratu Miftahul Arifin tadi,” kata Yudo.

Dia pun menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyegerakan evakuasi mengingat posisi jenazah dalam jurang. Oleh sebab itu dia menyampaikan upaya evakuasi dilakukan besok pagi.

“Karena posisinya 15 meter di jurang sehingga kita usahakan besok pagi mudah-mudah sudah bisa terangkat. Hari ini tadi saya fokuskan untuk evakuasi 5 orang yang kena tembak tersebut dan alhamdulillah sudah selesai semua. Besok pagi kita fokuskan untuk itu,” tukasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

 

Previous Post

Tergoda Ikut Pilkada 2024, Tiga Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi

Next Post

KPU Tidak Membentuk PPLN di Afghanistan dan Korea Utara

Rupol

Next Post
KPU Tidak Membentuk PPLN di Afghanistan dan Korea Utara

KPU Tidak Membentuk PPLN di Afghanistan dan Korea Utara

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election