• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Survey IPO: Kinerja Jokowi Merosot, 46 Persen Publik Tidak Puas

by Rupol
in Nasional
457 5
0
494
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Sebanyak 46 persen publik mengatakan tidak puas atas kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 1-7 Maret 2023.

Dari hasil survei nasional tersebut, ketika disodorkan pertanyaan kepada responden “Secara umum, apa penilaian Bapak/Ibu terhadap kinerja Bapak Presiden Joko Widodo, apakah Sangat Puas, Puas, Tidak Puas, atau Sangat Tidak Puas?”.

RelatedPosts

Fraksi PDIP: Keberpihakan kepada Rakyat Dimulai dari Kejujuran Data

Abidin Fikri Minta Pemerintah Buka Dasar Audit Forensik BPKH ke Publik

Legislator PDIP Minta Evaluasi Latsarmil Komcad Usai ASN Kemenekraf Meninggal

Sebanyak 41 persen responden menjawab Tidak Puas, 43 persen menjawab Puas, 9 persen menjawab Sangat Puas, 5 persen menjawab Sangat Tidak Puas, dan 2 persen menjawab Tidak Tahu.

Kemudian, berdasarkan jawaban responden, hal yang mempengaruhi kepuasan publik atas kinerja Jokowi yaitu 42,5 persen memberikan bantuan sosial, 21,4 persen pembangunan infrastruktur, 4,2 persen merakyat dan sederhana, 1,7 persen berhasil mengurangi kemiskinan, 1,1 persen mengendalikan harga kebutuhan pokok, 1,1 persen menjaga keamanan nasional, 1,0 persen penegakan hukum, 1,0 persen pemberantasan korupsi, sementara hal-hal lainnya hanya mendapatkan respon responden diangka 0,2 sampai 0.9 persen.

Sebanyak 53 persen, responden juga menjawab kondisi ekonomi nasional saat ini dalam keadaan Buruk, hanya 37 persen yang menjawab Baik. Kemudian 6 persen menjawab Tidak Tahu, 3 persen menjawab Sangat Buruk, dan hanya 1 persen yang menjawab Sangat Baik.

Persepsi publik atas kondisi ekonomi nasional yang buruk ini cenderung meningkat dibandingkan dengan hasil survei serupa yang dilakukan IPO pada 19-24 Oktober 2022 yang hanya sebesar 42 persen, naik sebesar 11 poin.

Namun, berbeda halnya dengan yang menyatakan Baik, terjadi peningkatan dari 31 persen menjadi 37 persen, naik 6 poin. Demikian pun responden yang menyatakan Tidak Tahu, menurun dari 18 persen (survei 2022) menjadi 6 persen. Sangat Baik menurun dari 7 persen menjadi 3 persen.

Sementara pada isu politik, pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan penilaian positif, karena responden menilai 42 persen kondisi politik saat ini Baik, hal ini berbeda dengan survei sebelumnya yang hanya 31 persen responden menyatakan hal serupa.

Penilaian Buruk atas kondisi politik juga menurun, dari 32 persen pada survei sebelumnya, menjadi 27 persen pada survei Maret ini. Namun, responden yang menjawab Tidak Tahu meningkat, dari 19 persen menjadi 26 persen.

Penilaian publik atas kondisi sosial dan keamanan nasional pun menurun, dari 57 persen yang menyatakan baik, menjadi 56 persen. Dari 21 persen yang menyatakan buruk, menjadi 31 persen.

Namun, Jokowi mendapatkan penilaian positif pada aspek penegakan hukum. Terjadi kenaikan penjualan Baik dari responden, 36 persen (survei Oktober 2022) menjadi 47 persen pada survei kali ini.

Senada, penilaian Buruk pun menurun dari 53 persen menjadi 41 persen. Kemudian, pada lembaga-lembaga penegakan hukum, penilaian terhadap institusi kepolisian menurun, dari 36 persen responden yang menyatakan Percaya, menjadi 28 persen.

Dari 41 persen yang menyatakan Tidak Percaya, menjadi 51 persen. Hal serupa terjadi pada Komisi Pemberantasan Korupsi, yaitu dari 42 persen yang menyatakan Percaya, menjadi 41 persen. Dari 36 persen yang menyatakan Tidak Percaya, menjadi 37 persen.

Berbeda dengan lembaga Pengadilan. Terjadi kenaikan kepercayaan publik dari 42 persen hasil survei Oktober 2022, menjadi 44 persen hasil survei Maret ini. Tingkat ketidakpercayaan publik juga menurun, dari 32 persen menjadi 24 persen.

Hal serupa terjadi pada Kejaksaan Agung yang tingkat kepercayaan publiknya meningkat dari 40 persen, menjadi 51 persen, dengan tingkat ketikdapercayaan yang menurun dari 29 persen menjadi 18 persen.

Survei nasional IPO bertajuk Persepsi atas Kinerja Pemerintah dan Konstelasi Politik Nasional Menuju 2024 ini dilakukan secara tatap muka dengan 1.200 responden.

Pada tahap awal, IPO terlebih dulu menentukan sejumlah desa untuk menjadi sample, pada setiap desa akan dipilih secara acak menggunakan random kish grid paper sejumlah 5 RT, pada setiap RT dipilih 2 keluarga, dan setiap keluarga akan dipilih 1 responden dengan pembagian laki-laki untuk kuesioner bernomor ganjil, perempuan untuk bernomor kuesioner genap, total responden laki-laki dan perempuan pada pembagian 50:50 persen.

Selanjutnya, pada tiap-tiap proses pemilihan selalu menggunakan alat bantu berupa lembar acak. Survei ini memiliki margin of error 2,90 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen. Setting pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS) atau pengambilan sampel bertingkat. (*)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: 41 Persen Publik Tidak PuasSurvey IPO: Kinerja Jokowi Merosot
Previous Post

Mengejutkan! Musra Relawan Jokowi, Airlangga Mampu Saingi Ganjar dan Prabowo

Next Post

PPATK Ungkap Transaksi Rp 300 Triliun, 16 Kasus Pegawai Kemenkeu Terjerat ke Ranah Hukum

Rupol

Next Post
PPATK Ungkap Transaksi Rp 300 Triliun, 16 Kasus Pegawai Kemenkeu Terjerat ke Ranah Hukum

PPATK Ungkap Transaksi Rp 300 Triliun, 16 Kasus Pegawai Kemenkeu Terjerat ke Ranah Hukum

Recommended

Kariyasa Desak Negara Perkuat Deteksi Dini Perundungan Siswa Usai Kasus di Pemalang

Kariyasa Desak Negara Perkuat Deteksi Dini Perundungan Siswa Usai Kasus di Pemalang

2 jam ago
Musim Hujan di Depan Mata, Ina Ammania Desak Huntara Korban Gempa Flores Segera Dibangun

Musim Hujan di Depan Mata, Ina Ammania Desak Huntara Korban Gempa Flores Segera Dibangun

19 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Pemprov Sultra Luncurkan Aku Sahabat Rakyat, Buka Akses Jabatan dan Beasiswa Gratis

Pemprov Sultra Luncurkan Aku Sahabat Rakyat, Buka Akses Jabatan dan Beasiswa Gratis

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Penyalahgunaan Narkoba/Ilustrasi

Terlibat Narkoba, Pegawai Penjara di Riau Dipecat

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive