• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Propam Polda Papua Usut Bentrok TNI-Polri dan Warga Sipil di Wamena

by Rupol
in Daerah
439 13
0
484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kerusuhan massal yang pecah dan memakan korban jiwa di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan membuat situasi di Wamena cukup mencekam. Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan ada 18 orang personel TNI dan Polri yang terluka.

Sebanyak 10 orang warga tewas akibat kericuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Kamis (23/2/2023), yang diawali dengan merebaknya isu penculikan anak.

RelatedPosts

Kariyasa Adnyana Kembali Gelar Turnamen Futsal KMS Soekarno Cup ke-XIII

Pemko Payakumbuh Ambil Langkah Tegas Mengamankan Ketahanan Pangan

Penertiban 800 Aset Pemprov Sultra Jadi Atensi KPK, ASR: Kenapa Harus Terusik

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo sebelumnya menjelaskan kericuhan yang sempat terjadi pada Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 12.30 WIT, berawal dari adanya isu terkait penculikan anak.

Pada saat kejadian itu, Benny menyebut aparat gabungan TNI-Polri telah mencoba melakukan negoisasi agar isu penculikan dapat diselesaikan. Akan tetapi, kata dia, Kapolres Jayawijaya dan anggota gabungan yang berada di lokasi justru diserang menggunakan batu dan panah.

Saat ini, Propam Polda Papua tengah menyelidiki dugaan adanya pelanggaran SOP oleh personel saat bertugas menangani kerusuhan di Kampung Sapalek, Wamena, Jayawijaya.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hal itu lakukan pihaknya lantaran terdapat 10 korban jiwa yang tewas dalam insiden kerusuhan itu. Terlebih dari total korban itu, delapan di antaranya merupakan massa aksi yang tertembak karena dinilai bersikap anarkis.

“Saya minta langsung Kabid Propam untuk langsung melakukan evaluasi secara menyeluruh pola penanganan yang saat itu di lapangan,” ujarnya, Jumat (24/2/2024).

Mathius menyebut pengerahan tim Propam itu juga sebagai bentuk evaluasi penanganan yang telah dilakukan oleh aparat setempat. Sehingga ia berharap adanya korban jiwa dalam penanganan kerusuhan tidak akan terulang lagi.

Ia mengaku telah meminta jajarannya untuk dapat lebih tenang ketika sedang bertugas mengamankan kerusuhan.

Meski begitu, Mathius mengamini apabila situasi di lapangan dapat berubah secara cepat akibat adanya aksi-aksi provokasi. Karenanya ia memerintahkan jajarannya untuk dapat membaca situasi secara tepat

“Kami tidak mau lagi ke depan akan berdampak seperti itu ada korban jiwa,” jelasnya.Benny mengaku petugas kemudian telah mengeluarkan tembakan peringatan dengan harapan massa tidak melakukan aksi penyerangan terhadap anggota.

“Massa yang semakin anarkis tersebut tidak mau mendengar himbauan aparat dan tidak mau membubarkan diri saat diberi tembakan peringatan bahkan menyerang Aparat dengan panah,” tuturnya.

Akibat bentrokan tersebut, ia mengatakan total terdapat 10 korban tewas. Rinciannya, dua orang menjadi korban dari massa perusuh, sementara delapan lainnya berasal dari massa perusuh yang ditembak oleh petugas.

Selain itu, terdapat 32 orang korban luka-luka dan 13 rumah serta 2 ruko hangus dibakar oleh kelompok massa aksi.

“Yang delapan itu yang massa perusuhnya yang dilakukan tindakan tugas oleh TNI-Polri,” jelasnya.

Kerusuhan di Wamena bukan kali pertama terjadi. Pada 4 April 2003 peristiwa berdarah terjadi di daerah tersebut dipicu tewasnya dua anggota Kodim yang diserang sekelompok orang tak dikenal.

Saat penyelidikan, aparat diduga melakukan penyiksaan, perampasan, dan pengusiran terhadap warga secara paksa. Akibatnya, puluhan orang tewas dan belasan lainnya menjadi korban penangkapan. Tragedi Wamena itu menjadi salah satu pelanggaran HAM di Papua.

Pada September 2019 bentrokan terjadi akibat unjuk rasa siswa di Kota Wamena. Sebanyak 33 Orang dikabarkan tewas dalam bentrok tersebut. 165 rumah. 465 ruko dan 224 mobil serta 150 motor hangus terbakar.

Bentrokan antar warga juga terjadi pada November 2022 menyebabkan pembakaran kios dan kos-kosan dan menyebabkan lima orang luka-luka termasuk polisi. Bentrok ini dilatarbelakangi kasus penganiayaan.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Wamenkes Ingatkan Bahaya Obesitas Pada Anak, Picu Diabetes

Next Post

PKS Akan Gelar Apel Siaga Pemenangan di GBK Minggu Ini

Rupol

Next Post
PKS Akan Gelar Apel Siaga Pemenangan di GBK Minggu Ini

PKS Akan Gelar Apel Siaga Pemenangan di GBK Minggu Ini

Recommended

40 Ribu Balita Kena ISPA Akibat Karhutla, Matindas Rumambi Desak Berobat Gratis dan Bansos

174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Obet Rumbruren Desak Pemerintah Perkuat Penanganan

6 jam ago
Lanjutkan 2 Periode, Aspon Dedi Masih Menjadi Yang Terbaik

Lanjutkan 2 Periode, Aspon Dedi Masih Menjadi Yang Terbaik

12 jam ago

Trending

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive