• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tolak Beri Panggung, Panglima TNI: KKB Hanya Kelompok Kecil

by Rupol
in Nasional
452 4
0
488
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Aksi kelompok pemberontak yang membuat situasi panas Papua akhir-akhir ini dengan menyandera pilot Susi Air disebut hanya kelompok kecil premanisme yang mencoba untuk memancing simpati publik. Karena itu Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta masalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tidak dibesar-besarkan.

Hal ini akan membuat gerakan ini menjadi besar karena seolah mendapat panggung dan menarik animo masyarakat. Padahal KKB tak ubahnya seperti golongan preman yang mencoba membuat rusuh dan bukan kelompok yang harus ditakutkan.
Yudo menyebut KKB Papua bakal semakin senang ketika masalah itu diramaikan.

RelatedPosts

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

“Jadi begini, masalah Papua ini tidak usah dibesar-besarkan. Nanti, kalau dibesar-besarkan, dia (KKB) semakin senang,” kata Yudo di Kompleks Kesatrian Praja Raksaka, Denpasar, Rabu (22/2/2023).

Menurut Yudo, KKB berbeda dengan mayoritas masyarakat Papua yang ingin hidup damai dan layak. Yudo mengatakan KKB Papua hanya dari kelompok kecil.

“Jadi, ini (KKB) sebagian kecil. Jangan dianggap ini kelompok besar. Itu terlalu dibesar-besarkan kadang-kadang,” ujar Yudo.

Eks kepala staf Angkatan Laut (KSAL) itu menyebut KKB hanya seperti kelompok premanisme. Dia menyebut KKB hanya menakut-nakuti masyarakat untuk meminta uang.

“Kalau di Indonesia, di Jawa, atau di luar daerah, ini kayak premanisme, hanya menekan masyarakat meminta uang. Nanti kalau pas kehabisan duit naik lagi, mengganggu lagi, bakar-bakar lagi, makan korban lagi. Begitu terus dari dulu. Menurut saya, jangan dibesar-besarkan,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen menyampaikan kabar terbaru terkait Pilot Susi Air Kapten Philips Max Martheins yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

“Sudah kami kuasai wilayah yang sebelumnya diduduki mereka (KKB, red). Kami tetap mengedepankan upaya negosiasi. Ya, terserah Egianus mau menyerah atau tidak,” tegas AKBP Rio, Selasa (21/2/2023).

“Saat ini ada 148 warga sipil yang ditampung di pos pengungsian di Kenyam. Mereka kebanyakan berasal dari Distrik Paro. Memang ada juga yang datang, tetapi tidak tinggal di posko pengungsian karena mereka ada keluarga di Kenyam,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

20 Ribu Warga Suriah Kembali ke Negaranya Setelah Gempa Turki

Next Post

Bawaslu Luncurkan Posko Kawal Hak Pilih Bantu Kelompok Disabilitas

Rupol

Next Post
Bawaslu Luncurkan Posko Kawal Hak Pilih Bantu Kelompok Disabilitas

Bawaslu Luncurkan Posko Kawal Hak Pilih Bantu Kelompok Disabilitas

Recommended

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

1 hari ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive