Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Musim Pancaroba, BMKG Ingatkan Soal Potensi Karhutla

by Ruang Politik
in Kilas Update
412 31
0
Musim Pancaroba Antisipasi Karhutla/Ist

Musim Pancaroba Antisipasi Karhutla/Ist

474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena La Nina akan terjadi apabila suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah berada di bawah kondisi normalnya (dingin).

RUANGPOLITIK.COM —Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan kondisi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada masa pancaroba. Tak hanya itu, potensi karhutla juga bisa menjadi salah satu ancaman.

Kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi di antaranya adalah hujan lebat, angin puting beliung, dan angin kencang yang berdurasi singkat namun sering memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

“Pada Maret, April, Mei 2023, beberapa wilayah di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akan mengalami periode transisi sebelum memasuki kemarau pada bulan Juni. Hal yang perlu diwaspadai, fenomena cuaca ekstrem yang sering muncul,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dilansir RuPol dari Tribrata News.

Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan pada suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, BMKG memperkirakan curah hujan di wilayah Indonesia akan mengalami penurunan yang disebabkan melemahnya fenomena La Nina.

Fenomena La Nina akan terjadi apabila suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah berada di bawah kondisi normalnya (dingin). Kondisi tersebut menyebabkan potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah berkurang, dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

Oleh karena itu, BMKG menyebut perlunya upaya antisipasi untuk menghadapi berbagai fenomena yang terjadi pada musim kemarau yang diakibatkan dari berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia setelah tiga tahun terakhir.

“Kewaspadaan yang lebih tinggi perlu dilakukan untuk mengantisipasi musim kemarau, yang diprediksi umumnya menunjukkan curah hujan yang berkurang, yang lebih rendah dari tiga tahun terakhir meskipun sifatnya kembali ke normal,” ujar Dwikorita.

Beberapa hal yang dikhawatirkan terjadi pada saat melemahnya fenomena La Nina adalah meningkatnya potensi karhutla atau kebakaran hutan dan lahan seperti yang pernah terjadi pada 2019 lalu.

BMKG bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri, Pemerintah Provinsi/Kabupaten untuk menghadapi karhutla.

“BMKG bersama BNPB, BPBD, TNI/Polri, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Pemprov, dan Pemkab setempat terus berkoordinasi dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi dan persiapan, serta peringatan dini menghadapi karhutla, termasuk menyiapkan skenario operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC),” tandasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BMKGKarhutla
Previous Post

Hasto: PDIP Tak Dikenal yang Namanya Satu Keluarga Inti dalam Parpol Berbeda

Next Post

Soal Reshuffle Kabinet, PDIP Sudah Beri Masukan ke Jokowi

Ruang Politik

Next Post
Reshuffle Kabinet Jokowi/Ist

Soal Reshuffle Kabinet, PDIP Sudah Beri Masukan ke Jokowi

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 minggu ago

Trending

Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

3 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

4 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

5 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election