• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
12 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Keluarga Murka Lukas Enembe Ditangkap KPK

by Ruang Politik
in Daerah
415 27
0
Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang tugasnya digantikan usai ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh KPK. /Humas Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang tugasnya digantikan usai ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh KPK. /Humas Papua

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Elius Enembe menekankan bahwa Lukas Enembe telah banyak memberikan perubahan di tanah Papua, dari sejak menjabat sebagai Wakil Bupati hingga menjadi Gubernur saat ini. Namun, sang kakak justru mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari KPK

RUANGPOLITIK.COM—Adik Lukas Enembe, Elius Enembe melayangkan protes ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penangkapan sang kakak yang dinilai tidak manusiawi. Apalagi, Lukas Enembe telah mengabdi berpuluh-puluh tahun untuk negara.

Akan tetapi, pengabdian selama 20 tahun yang dilakukan Lukas Enembe dinilai tidak dihargai dengan ditangkapnya sang Gubernur Papua oleh KPK. Selain itu, kondisi kesehatan Lukas Enembe yang bermasalah juga menjadi salah satu penyebab murkanya keluarga.

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

“Ini kan tidak boleh, bapak itu pengabdian negara ini 20 tahun saya kasih tahu, 20 tahun! Kami keluarga serahkan untuk pengabdian negara 20 tahun tapi kami kasih hati, kasih jantung, minta jantung. Bagaimana negara ini?,” tuturnya kepada wartawan, Kamis, 12 Januari 2023 malam.

“Gak boleh KPK! tidak boleh diculik pun, tidak boleh. Itu kemarin itu culik, tidak syarat-syarat orang sakit bawa ke Jakarta. Dikasih naik pesawat seperti apa? bukan pesawat Garuda lagi, itu sudah kejahatan!,” kata Elius Enembe menambahkan.

Dia kembali menegaskan harapannya agar KPK memperbolehkan pihak keluarga dan dokter pribadi Lukas Enembe diperbolehkan masuk. Mereka ingin memastikan kondisi Gubernur Papua itu dan membawa berbagai perlengkapannya.

“Kami keluarga harapkan akses itu dibuka, sehingga dokter pribadi pun, kami keluarga pun bisa datang dilihat bapak, bawa makanan, bawa pakaian, itu penting sekali, itu kebutuhan,” ucap Elius Enembe.

“Kalau kita tidak lihat ini 24 jam, ini siapa yang jaga di dalam? Kalau terjadi apa-apa, karena dia komponen tadi jantung terganggu, ginjal terganggu, stroke pernah, stroke ini sampai empat kali. Ini kan tidak boleh, mohon kalau KPK memang kalau itu, padahal tahun ini kan mengutamakan hak asasi manusia tapi berlakunya begini,” ujarnya menambahkan.

Elius Enembe menekankan bahwa Lukas Enembe telah banyak memberikan perubahan di tanah Papua, dari sejak menjabat sebagai Wakil Bupati hingga menjadi Gubernur saat ini. Namun, sang kakak justru mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari KPK.

“Ini Gubernur nih, pengabdian negara ini sampai 20 tahun, kami keluarga serahkan untuk negara ini pengabdiannya sejak dari wakil bupati, Bupati, Gubernur 2 periode, perubahan di Papua itu karena hanya kehadiran gubernur pak Lukas,” tuturnya.

“Sejak negara ini didirikan sampai Papua masuk di Republik ini, tidak pernah, setelah Gubernur menjadi pemimpin Papua sangat luar biasa, semua sektor semua aspek tapi tolonglah berlaku seperti apa? harapan kami itu,” kata Elius Enembe menambahkan.

Dia juga mengungkapkan rasa keberatan karena tidak diizinkan untuk bertemu sang kakak. Keluarga menilai hal itu sebagai bentuk diskriminasi, karena tidak ada satu pun pihak yang diperbolehkan menjenguk Lukas Enembe. Apalagi, dia memiliki riwayat berbagai penyakit.

“Harapan keluarga, akses melihat Bapak, membawa makanan, bawa pakaian, ini harus dibuka karena Bapak ini sakit-sakitan permanen, tadi berapa komponen? Jantung, ginjal, stroke,” ucap Elius Enembe.

“Saya selama 2020 itu sama-sama di sini, saya jaga bapak. Bapak stroke, bagian sini (tubuh sebelah kiri) semua mati. Tapi Kita akses keluarga mau datang, mau lihat Bagaimana bawa makanan, bagaimana bawa ganti pakaian, nggak bisa,” imbuhnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: KPKLukas EnembePapua
Previous Post

Mahfud MD Sebut Tokoh Papua Dukung Penegakkan Hukum Lukas Enembe

Next Post

Panas! PDIP Vs Relawan, Bantah Pidato Megawati Rendahkan Presiden

Ruang Politik

Next Post
Panas! PDIP Vs Relawan, Bantah Pidato Megawati Rendahkan Presiden

Panas! PDIP Vs Relawan, Bantah Pidato Megawati Rendahkan Presiden

Recommended

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

51 menit ago
Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

2 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

9 jam ago
Silaturrahmi  DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

Silaturrahmi DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

6 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

9 jam ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive