• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Guntur Sebut Capres Tak Harus Trah Soekarno, Puan: Nama Sudah Dikantong Bu Mega

by Rupol
in Nasional
427 22
0
481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Misteri siapa yang akan diusung oleh PDIP sebagai capres di 2024 masih belum terputuskan. Karena yang tahu hanya Ketum PDIP Megawati. Dan saat ini dua nama bersaing ketat yakni Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.

Putra Bung Karno yakni Guntur Sokarno menyatakan dukungan secara terbuka kepada Ganjar sebagai capres.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Ganjar,” jawab Guntur tanpa basa-basi. Tentu saja jawaban ini sangat mencuri perhatian karena Puan merupakan keponakan dari Guntur.

Alasan Guntur adalah bahwa pemimpin Indonesia tidak selalu harus dari keturunan ayahnya, Soekarno.

“Yang jadi presiden tidak harus keluarganya Bung Karno,” tegas Guntur.

Menurut anak sulung Presiden ke-1 Soekarno ini, semua orang di Indonesia mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi presiden.

“Kalau menurut saya pemimpin politik nasional, dan hal ini presiden, ya tidak harus keluarga Bung Karno. Karena apa? Orang lain punya kesempatan yang sama dan mereka berhak, enggak bisa kita halangi, enggak boleh,” tutur Guntur.

Polemik trah Soekarno juga ditanggapi oleh politisi senior PDIP Panda Nababan yakni ramainya desas-desus kemungkinan Megawati Soekarnoputri ingin Puan Maharani yang melanjutkan trah politik Soekarno.

Panda Nababan mengatakan keluarga Soekarno tidak pernah membicarakan mengenai trah. Jika ada keluarga Soekarno yang berhak membicarakan trah, menurut Panda Nababan bukan Megawati Soekarnoputri tapi Guntur Soekarnoputra, anak tertua Sukarno.

Panda mengatakan, Guntur sempat menghubunginya dan mengatakan bahwa dirinyalah yang lebih berhak membicarakan soal trah Soekarno karena anak laki-laki tertua. Setelah Guntur, orang yang berhak lainnya adalah anaknya Puti.

“Karena kenapa? Puan itu marganya Kiemas. Tidak bisa mengklaim trahnya Soekarno. Boleh di shift kedua, layer kedua. Dan itu pun sebenarnya setahu aku puluhan tahun bergaul dengan keluarga Soekarno, ndak ada trah itu,” tegas Panda.

Ricuhnya mengenai trah Soekarno ini sempat mencuat terutama karena nama Ganjar Pranowo yang berhasil unggul dibanding Puan Maharani untuk simulasi Pilpres 2024. Di sisi lain, Megawati belum menentukan capres dari PDIP. Namun publik ramai menduga Puan lah yang akan dipilih untuk menjaga trah Soekarno.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta kadernya bersabar. Dia menegaskan urusan calon presiden PDIP merupakan hak prerogatifnya sebagai pemimpin partai.

“Urusan calonnya itu adalah hak Ketua Umum. Pokoke nggak mungkin ibu jebloskan kalian ke sumur. Kita kalau sudah bekerja pasti menang,” kata Mega saat berpidato dalam acara HUT PDIP di JIExpo, Selasa, 10 Januari 2023.

Megawati menegaskan belum akan mengumumkan capres yang akan mereka usung pada Pilpres 2024. Dia menyebut sudah mengetahui bahwa banyak pihak sedang menunggu partainya mengumumkan capres.

“Saiki (sekarang) banyak pihak nunggin. Gak ada, ini urusan gue,” kata Mega.

Ia turut menyinggung perayaan HUT ke-50 PDIP yang diikuti oleh ratusan media. Padahal, acara hari ini hanyalah seremonial.

“Ngopo to yo (Kenapa ya) orang ini sebetulnya seremonial 50 tahun. Karena ini yang ditunggu-tunggu kalau orang main taruhan udah masang. Sing arep diumumke Ibu sopo? (Yang mau diumumin ibu siapa?)” kata dia.

Sementara itu, menurut Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan, Megawati memiliki pertimbangan tersendiri dalam mendeklarasikan capres dari PDIP.

“Pasti adalah nama yang sudah di kantong Bu Mega,” ujar Puan, Kamis (12/1/2023).

Puan mengakui, dalam acara tersebut, seluruh kader menunggu pengumuman nama capres. Termasuk dirinya. Apalagi, saat itu dalam pidatonya, Megawati menjabarkan tentang pemimpin-pemimpin perempuan. Di momen itu, Puan mengaku sempat berdebar-debar. Jangan-jangan namanya yang akan disebut Ketua Umum Megawati.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Tags: #megawatisoekarnoputricapres pdipGuntur Soekarno PutraPanda NababanPuan Maharani
Previous Post

Para Pendukung Lukas Enembe yang Sempat Ditangkap Dipulangkan Petugas

Next Post

Isu Partai Gelola Diloloskan Istana, Refly: KPU Terindikasi Lakukan Pelanggaran Berat

Rupol

Next Post
Isu Partai Gelola Diloloskan Istana, Refly: KPU Terindikasi Lakukan Pelanggaran Berat

Isu Partai Gelola Diloloskan Istana, Refly: KPU Terindikasi Lakukan Pelanggaran Berat

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

7 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

7 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

17 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

17 jam ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive