• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
04 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangOpini

Memaknai Angka Sakral ’17’ Sebagai Titik Balik Kejayaan PPP

by Rupol
in RuangOpini
571 6
0
617
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: KH. Rusli Effendi, M.Si

RUANGPOLITIK.COM – Rabu, 14 Desember 2022 akan menjadi sebuah coretan, dalam lukisan perjalanan panjang sejarah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

RelatedPosts

Nana Supiana, Pejabat Gagal Yang Ngotot Jadi Sekda! Mahasiswa Akan Kepung Kemendagri!

PJ. Sekda Banten Tidak Layak Definitif: Relawan Gubernur Terpilih Turun ke Jalan

PJ Gubernur Banten Main Licik! Jelang Angkat Kaki, Masih Berani Merusak Birokrasi?

Kecil namun akan menjadi titik penanda, kembalinya kejayaan partai yang dilahirkan dan dipersembahkan para ulama untuk umat se-Nusantara tersebut.

Rabu, 14 Desember itu, tepatnya di Kantor KPU Pusat Indonesia, melalui tangan Plt Ketua Umum (Ketum) Muhammad Mardiono, sosok kalem namun tegas, yang ditemani Sekretaris Jenderal (Sekjen) seorang santri yang santun Muhammad Arwani Thomafi atau yang biasa dipanggil Gus Arwani, PPP mendapatkan nomor urut 17, dalam proses pengundian nomor urut peserta Pemilu 2024 mendatang.

Sebelum proses tersebut, ada yang menarik dari sikap PPP, dimana PPP menjadi satu-satunya dari 9 partai parlemen yang memutuskan ikut dalam mengundi lagi nomor urut. Karena KPU memberikan pilihan kepada partai parlemen, apakah akan memakai nomor urut lama atau ikut dalam undian bersama partai baru.

Entah bisikan apa, ternyata Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono, mengusulkan untuk ikut undian lagi. Setelah melalui musyawarah dengan para Waketum, Sekjen dan para pengurus yang hadir, disepakati usulan ‘Imam’ tersebut dan PPP ikut dalam pengundian nomor urut bersama partai-partai baru.

KH. Rusli Effendi, M.Si bersama Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono/ist

Foto: KH. Rusli Effendi, M.Si bersama Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono/ist

Apakah nomor urut sebelumnya (10) adalah angka yang jelek?

Tentu bukan itu alasannya, karena tidak ada angka yang jelek, semua memiliki arti.
Tapi PPP sudah memilih untuk mengikuti proses bersama partai baru, setelah mengikuti intuisi Muhammad Mardiono sebagai Imam Jama’ah.

Semua itu akhirnya terjawab, setelah angka 17 keluar dan menjadi nomor urut resmi PPP pada Pemilu 2024 mendatang.

Sebuah angka yang memiliki makna yang sakral bagi Bangsa Indonesia, serta Umat Islam khususnya.

Makna Nasionalis Historis dan Agamis Relijius, termaktub secara seimbang dalam angka tersebut.

Nasionalis atau Kebangsaan tergambar dalam momentum Kemerdekaan Indonesia, angka 17 menjadi angka ‘big historycal’ yang diperingati setiap tahunnya.

Tidak ada orang Indonesia yang sudah mengenal baca tulis, yang tidak tahu dengan 17 Agustus.

Penanda sebuah periode kemenangan sebuah bangsa, yang tentunya akan menjadi penanda sebuah babak baru juga bagi PPP sebagai PEMENANG pada pemilu mendatang.

Angka 17 juga bermakna besar dalam sisi Agamis Relijius, khususnya umat Islam, mengingat PPP yang terbentuk dari 4 pondasi besar umat pada waktu lalu, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Parmusi, Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan PERTI.

Para ulama-ulama pencetus, pendiri dan penggerak terciptanya PPP pada masa lalu itu, mungkin tidak menyangka bahwa PPP pada masa ini mendapatkan nomor urut 17, sebuah angka istimewa dalam bagi umat.

17 Ramadhan, yang diperingati sebagai Nuzulul Qur’an, turunnya Wahyu Allah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam.
Sebuah angka yang tercatat dalam sejarah pembuka sebuah KEMENANGAN BESAR, terbebasnya manusia dari kebodohan, kejahilan dan kesesatan masa lalu.

Angka 17 yang merubah sejarah dunia dan menggetarkan seluruh alam, Allah Ta’ala berikan manusia PENUNJUK, PEDOMAN dan ARAH menuju SEBUAH KEMENANGAN terhadap segala sesuatunya di dunia, sebuah PENANDA YANG NYATA bagi umat agar selamat.

Alhamdulillah, PPP mendapatkan nomor urut penuh berkah itu, yang memiliki makna kebangsaan dan agamis begitu besar.
Makna sejarah sebagai penanda akan hadirnya sebuah KEMENANGAN BESAR, dari sisi bangsa dan umat.

Sangat patut disyukuri atas anugrah Allah yang memberikan nomor urut 17 tersebut.

Sebagai tambahan, dengan mendapatkan nomor urut 17, PPP menjadi lebih mudah dicari oleh pemilih, karena terletak di bagian paling akhir dan ujung.

Tidak perlu susah payah mencari di kertas suara, cukup buka dan langsung lihat ke bagian paling ujung dan bawah, maka akan terlihat sebuah gambar yang menggetarkan hati, yakni gambar Ka’bah.

Tempat kita mengarahkan sujud selama 17 raka’at wajib dalam sehari. Dan kami berdoa juga, semoga semua kita (umat) bisa suatu saat bertawaf mengelilingi Ka’bah tersebut, tentunya setelah kita menjalani ikhtiar dan berdoa.

Insya Allah 14 Februari 2024, Gambar Ka’bah semakin terang dan jelas, semakin gampang untuk ditandai dan dicoblos, sehingga PPP akan kembali berjaya mencapai kemenangan paripurna dengan nomor urut 17 sarat sejarah.

Partai PPP Partai yang ikhlas,
Ikhlas di hati tentulah gembira
Alhamdulillah PPP dapat nomor urut tujuh belas,
PPP maju rakyatnya sejahtera

Partai PPP berlambang Ka’bah
Ka’bah terletak di Kota Mekkah
Dapat nomor urut 17 kami ucapkan Alhamdulillah
2024 PPP menang membawa Indonesia penuh berkah

Penulis adalah Politisi Senior PPP, yang menjalani proses dari Ketua Ranting sampai menjadi Ketua DPP PPP

Editor: Syafri Ario

(Rupol)

Tags: Memaknai Angka Sakral '17' Sebagai Titik Balik Kejayaan PPP
Previous Post

Haedar Nashir: Indonesia Bukan Negara Sekuler Juga Bukan Negara Agama

Next Post

Didampingi Denny Indrayana, Partai Ummat Ajukan Gugatan ke Bawalu

Rupol

Next Post
Didampingi Denny Indrayana, Partai Ummat Ajukan Gugatan ke Bawalu

Didampingi Denny Indrayana, Partai Ummat Ajukan Gugatan ke Bawalu

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

23 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

1 hari ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive