• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mayoritas Pasal Kesusilaan, Wamenkumham Tak Cemas KHUP Dikritik Asing

by Rupol
in Nasional
444 5
0
480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Dianggap sebagai negara yang tak menghormati Hak Asasi Manusia dan mendapat kritikan dari lembaga internasional PBB, pemerintah Indonesia tak merasa khawatir. Pasalnya semua isi gugatan yang dikritik banyak menyangkut pasal kesusilaan.

Hal ini ditegaskan Wamenkumham Eddy Hiariej menegaskan dirinya tidak risau akan sorotan pihak asing terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Sebab, kata Eddy, substansi KUHP yang disoroti kebanyakan terkait kesusilaan.

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

“Yang kedua, ini mengenai substansi. Cuma saya ingin menyoroti dua hal saja, saya sama sekali tidak risau dengan kritikan asing ya, mau PBB, mau Amerika, Australia, Inggris, karena, mengapa saya tidak risau? Saya mohon maaf ya, yang diprotes itu adalah tindak pidana kesusilaan,” kata Eddy di Senayan, Jakarta, Rabu (14/12).

Eddy mengatakan KUHP di setiap negara memiliki substansi yang cenderung sama. Namun, lanjut dia, ada tiga hal yang substansinya bisa berbeda, yakni politik, penghinaan, dan kesusilaan.

“Kenapa saya tidak risau? Dalam berbagai kesempatan, substansi KUHP di seluruh dunia itu sama, kecuali 3 hal. Yang pertama adalah soal politik. Kedua, soal penghinaan. Ketiga adalah kesusilaan. Pasti satu dengan yang lain berbeda. Jadi saya tidak risau dengan apa yang dikritik,” ujarnya.

Eddy lantas meminta substansi mengenai kesusilaan itu tidak dibanding-bandingkan. “Jadi saya tidak risau. Karena masuk ke kejahatan kesusilaan. Memang itu bukan hal yang dibandingkan, bahwa kesusilaan jangan dibandingkan,” ujarnya.

Eddy menyayangkan ada kritik dari dalam negeri yang menurutnya seolah mendukung pihak asing. Menurutnya, hal itu memperlihatkan mental ‘inlander’ atau kepribumian.

“Hanya saja, yang saya sesali kok ada suara masyarakat yang kemudian seolah-olah mendukung suara-suara Amerika, Prancis, dan Australia. Ini negara ini mohon maaf kita ini mental inlander. Karena terlalu lama ikut dalam di KUHP kolonial, seakan-akan hukum kolonial itu jauh lebih bagus daripada hukum buatan sendiri,” ujarnya.

Dengan demikian, Eddy mendukung langkah Kemenlu memanggil perwakilan PBB yang dia anggap mengintervensi hukum di RI. “Kita punya kedaulatan. Saya kira Kemenlu tegas memanggil perwakilan PBB untuk tidak mengintervensi terhadap hukum Indonesia,” katanya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Pasca Munaslub, Ini yang Akan Dilakukan Ketum Askonas

Next Post

KHUP Banyak Diprotes Asing, Prof Tulus Warsito: PBB Hanya Menanggapi Bukan Intervensi!

Rupol

Next Post
KHUP Banyak Diprotes Asing, Prof Tulus Warsito: PBB Hanya Menanggapi Bukan Intervensi!

KHUP Banyak Diprotes Asing, Prof Tulus Warsito: PBB Hanya Menanggapi Bukan Intervensi!

Recommended

Pemko Payakumbuh Dukung Vaksinasi HPV Buat ASN dan Masyarakat

Pemko Payakumbuh Dukung Vaksinasi HPV Buat ASN dan Masyarakat

8 jam ago
Pemko Payakumbuh Luncurkan Inovasi Gempita Bersama

Pemko Payakumbuh Luncurkan Inovasi Gempita Bersama

8 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

4 minggu ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive