Erick Thohir kemungkinan berebut suara pada basis yang sama, yaitu milenial, netizen dan pemilih muda
RUANGPOLITIK.COM — Pengamat Politik Universitas Indonesia Meidi Kosandi menilai, keunggulan basis suara Erick Thohir jelas pada segmentasi pemilih pemula yakni kalangan anak muda atau milenial.
Keberadaan Erick Thohir disebut bakal melengkapi basis suara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024.
Kondisi demikian menjadi pertanda positif bagi Prabowo dalam persiapannya maju pada Pilpres mendatang.
Elektabilitas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di sejumlah lembaga survei juga terus menguat. Hal menunjukkan dia figur calon wakil presiden (cawapres) paling potensial pilihan masyarakat.
Survei dilakukan terhadap 1.220 responden melalui wawancara tatap muka, dimulai tanggal 13 hingga 20 September 2022. Menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
“Erick Thohir kemungkinan berebut suara pada basis yang sama, yaitu milenial, netizen dan pemilih muda,” ujar Meidi di Jakarta, Sabtu (3/12).
Dia melanjutkan, kepemimpinan Erick Thohir selama tiga tahun menakhodai Kementerian BUMN begitu direspons positif masyarakat. Sejumlah kebijakan Erick Thohir berhasil berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Subianto dilengkapi dengan karakter kecakapan komunikasi dimiliki oleh Erick Thohir,” terang Bawono.
Dia menilai, latar belakang pengalaman Prabowo di dunia militer akan menjadi lengkap jika berpasangan dengan Erick Thohir. Apalagi diketahui kini, kinerja keduanya turut berdampak positif langsung terhadap Kementerian BUMN.
“Latar belakang sebagai tokoh partai politik dimiliki oleh Prabowo Subianto dilengkapi latar belakang non partai politik dimiliki oleh Erick Thohir. Selain itu boleh jadi publik juga melihat kedua figur ini merupakan dua menteri menonjol dari jajaran menteri kabinet saat ini,” ujar Bawono.
Editor: Syafri Ario
(Rupol)