Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

HenSat: Masuknya ‘Bandar’ Berbahaya Bagi Demokrasi, Parpol Menjadi Ormas

by Rupol
in Nasional
450 4
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Isu bandar yang sempat menggoyang Koalisi Perubahan dianggap sebagai fenomena biasa dalam politik. Hal ini mengingat ‘cost politik’ yang dibutuhkan partai untuk melakukan persiapan mensukseskan pemilihan melalui konsolidasi membutuhkan biaya yang besar.

Sehingga fenomena ‘bandar dan parpol’ tak bisa pisahkan. Peran bandar yang lazimnya berasal dari pengusaha ini menjadi pemodal utama bagi parpol untuk melakukan deal politik.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Menurut Pengamat Politik Hendri Satrio dari KedaKOPI, ia mengkritik partai politk yang menggadaikan ideologi dan hanya memburu suara rakyat agar dilirik bandar.

Dia menilai partai politik yang melakukan hal itu tidak akan memiliki peran yang besar bagi bangsa, negara dan demokrasi.

“Kalau sudah begitu, maka dia membuka peluang untuk ada kekuatan-kekuatan di luar partai politik yang berusaha masuk ke partai itu,” kata Hendri dalam diskusi Ngobrol dari Sebrang Istana yang bertajuk,” Partai Politik Bisa Dibeli? Gosip atau Fakta” di Juanda, Jakarta Pusat, Minggu (20/11)

Dia mencontohkan fenomena masuknya pengusaha-pengusaha ke dalam partai politik dan langsung mendapatkan jabatan strategis di internal partai. Pengusaha ini yang kerap disebut sebagai ‘bandar’ merupakan penyokong dana yang paling menentukan siapa orang-orang yang akan dipilih menjadi pion untuk mengamankan ‘bisnis’ atau investasi.

“Bayangkan kalau ada kelompok besar yang powerful sekali memiliki kekuatan ekonomi luar biasa. Kemudian, dia bargain dengan partai politik, dia akan membiayai partai politik tadi,” ujar pendiri lembaga survei KedaiKopi itu.

Pria yang akrab disapa Hensat itu juga menyebutkan pihak dengan kekuatan besar yang masuk ke partai politik berpotensi meminta agar orang kepercayaannya mengisi jabatan strategis seperti anggota dewan, bahkan presiden dan wakil presiden.

“Ini adalah hal yang paling membahayakan karena menurunkan derajatnya sebagai partai politik yang memiliki ideologi berubah menjadi organisasi massa peserta pemilu,” lanjutnya.

Hensat juga menyebutkan partai politik seperti itu hanya mementingkan posisinya di parlemen dan kabinet pemerintahan tanpa mengedepankan ideologinya untuk rakyat.

Pengamat politik, Hendri Satrio (dua dari kanan) menilai hal ini bisa berbahaya untuk demokrasi jika dilakukan oleh partai politik.

“Nah, seperti itu menurut saya bukan saja membahayakan demokrasi Indonesia, tetapi juga untuk keberadaan Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati

 

Previous Post

Laga Inggris vs Iran Nanti Malam, Sarat Gengsi Politik

Next Post

Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Rupol

Next Post
Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Recommended

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

3 jam ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

8 jam ago

Trending

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago
Santer Isu Koalisi Perubahan Bubar, Efriza: Nasib Pencapresan Anies Tersandera

Efriza: PKS Lumerkan Kebekuan Koalisi, KIB Tunggu Sinyal Jokowi

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election