• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

DPR: Migrasi TV ke Digital, Pemerintah Harus Berpihak ke Rakyat

by Rupol
in Nasional
443 9
0
483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

RUANGPOLITIK.COM — Masih adanya stasiun televisi yang membandel dengan peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah dikritik oleh DPR.

RelatedPosts

Influenza A Naik, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan, DPR Minta Pemerintah Perkuat Layanan Anak

Fraksi PDIP Setujui RUU Reforma Agraria, Nyoman Parta: Jangan Berhenti pada Sertifikasi Tanah

DPR: Penanganan Kekerasan Seksual Tak Boleh Membuat Korban Menunggu Terlalu Lama

Peralihan siaran TV analog ke TV digital pada 2 November 2022 dihiasi dengan adanya stasiun TV yang masih menyiarkan siaran analog, sehingga pemerintah mencabut Izin Stasiun Radio (ISR) mereka.

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) patuh pada aturan pemerintah mengenai aturan penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO). Ia mengatakan aturan digitalisasi penyiaran itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Semua LPS (Lembaga Penyiaran Swasta) harus patuh pada aturan, apalagi aturan ini langsung turunan dari undang-undang, yaitu UU Cipta Kerja. Tidak ada alasan untuk menolak karena digital itu keniscayaan. Kekurangan dalam proses harus dibenahi sambil jalan tanpa menunda lagi jadwal era digital penyiaran di Tanah Air,” ujar Meutya dI Jakarta, Jumat (11/11).

“Kita (Indonesia) sudah terlambat jauh, bahkan dari dunia, bahkan negara tetangga seperti Malaysia yang sudah ASO beberapa tahun lalu,” tambahnya.

Disampaikan Meutya bahwa masyarakat berhak atas buah dari digitalisasi penyiaran, yakni konten yang beragam atau isi siaran. Selain itu, siaran TV digital juga menyuguhkan kualitas siaran yang lebih oke dari analog, seperti gambar lebih bersih, suara jernih, hingga terdapat informasi kebencanaan yang terjadi di sekitarnya.

Dengan telah dilakukan migrasi TV analog ke digital ini juga diharapkan Meutya dapat menghidupkan kreativitas, menciptakan lapangan kerja, khususnya di bidang penyiaran.

“Buah kedua dari digitalisasi adalah keberagaman kepemilikan, dengan digitalisasi penyiaran pemilik saluran televisi akan bertambah banyak artinya tidak dikuasai segelintiran orang besar saja seperti saat ini,” ucapnya.

Kendati begitu, Ketua Komisi I DPR ini memberikan catatan kepada pemerintah agar peralihan siaran tersebut tak mendapatkan kendala. Salah satu saran Meutya adalah sosialisasi besar-besaran yang harus dilakukan pemerintah.

“Namun pemerintah juga punya PR, harus memastikan proses analog switch off ini berjalan smooth. Artinya, sosialisasi kepada masyarakat harus masif, saat ini masih banyak yang belom paham transisi analog ke digital untuk penyiaran, apa dampak serta apa yang perlu disiapkan,” ungkap Meutya.

“Penyediaan set top box (semacam dekoder bagi yang TV-nya masih analog) harus tersedia di pasar, dan bagi masyarakat miskin harus dipenuhi. Dengan demikian, saya harap seluruh LPS dapat menjalani jadwal ASO ini dengan taat,” pungkasny.

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: #dprTV Analog ke Digital
Previous Post

Surya Paloh Menunggu Jokowi Ucap Jatah Presiden untuk Anies

Next Post

Dedi Kurnia: Intervensi Penguasa ke Anies Sangat Jelas, Kunci di NasDem

Rupol

Next Post
Pengamat: Capres KIB Harus Dekat Dengan Jokowi

Dedi Kurnia: Intervensi Penguasa ke Anies Sangat Jelas, Kunci di NasDem

Recommended

Influenza A Naik, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan, DPR Minta Pemerintah Perkuat Layanan Anak

Influenza A Naik, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan, DPR Minta Pemerintah Perkuat Layanan Anak

6 jam ago
Kariyasa Adnyana Kembali Gelar Turnamen Futsal KMS Soekarno Cup ke-XIII

Kariyasa Adnyana Kembali Gelar Turnamen Futsal KMS Soekarno Cup ke-XIII

1 hari ago

Trending

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

1 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive