• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
05 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ditanya soal Ismail Bolong, Hendra Kurniawan Hanya Tersenyum

by Ruang Politik
in Kilas Update
443 5
0
Terdakwa Hendra Kurniawan/Ist

Terdakwa Hendra Kurniawan/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kesempatan berbeda, Henry Yosodiningrat, mengatakan kliennya tidak pernah menekan atau memaksa Ismail Bolong berbohong soal pengakuan tentang setoran dari penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Timur kepada jenderal polisi dan sejumlah perwira

RUANGPOLITIK.COM —Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Propam Polri Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan hanya tersenyum saat ditanya perihal Ismail Bolong. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta jurnalis menanyakan ke pengacaranya, Henry Yosodiningrat.

“Ke pengacara saja,” kata itu selesai sidang pemeriksaan saksi dalam sidang obstruction of justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

RelatedPosts

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Darul Hikmah

Walikota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama IDI Paliko

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

Dalam kesempatan berbeda, Henry Yosodiningrat, mengatakan kliennya tidak pernah menekan atau memaksa Ismail Bolong berbohong soal pengakuan tentang setoran dari penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Timur kepada jenderal polisi dan sejumlah perwira.

“Itu cerita ngarang (jika Hendra menekan). Itu semua ucapan Ismail Bolong dlaam kondisi mabuk,” kata Henry Yosodiningrat selepas sidang obstruction of justice, Kamis (10/11/2022).

Menurut Henry, video testimoni Ismail Bolong dibuat setelah ia memberikan keterangan dalam Berita Acara Interogasi yang ditandatangani.

Tanda tangan itu, kata Henry, dilakukan secara sadar tanpa paksaan. Setelah Berita Acara diteken, video testimoni dibuat untuk menguatkan karena melibatkan perwira tinggi Polri dan anggota lainnya.

“Dalam proses penyelidikan Biro Paminal Divisi Propam Polri, video testimoni tidak hanya dilakukan terhadap Ismail Bolong saja, tetapi diperlakukan sama juga terhadap beberapa perwira atau anggota lainnya di Polda Kaltim yang terlibat setelah memberikan keterangan dalam Berita Acara Interogasi yang telah ditandatangani,” tuturnya.

Henry menyampaikan kliennya sangat menyayangkan beredarnya video tersebut, yang kemudian dibalas dengan sanggahan yang menurutnya tidak beretika dan tidak pantas. Pasalnya, Polri telah membesarkan Ismail Bolong beserta keluarga dengan penghasilan yang cukup selama masih aktif menjadi anggota Polri.

“Klien saya selaku mantan pejabat Karo Paminal Div Propam Polri saat ini hanya fokus terhadap proses persidangan pidana obstruction of justice yang sedang berlangsung,” tuturnya.

Henry Yosodiningrat enggan masuk kasus dugaan suap yang disebut dalam testimoni Ismail Bolong.

Sebelumnya, mantan anggota Polri, Ismail Bolong, mengklarifikasi pernyataannya soal dugaan suap tambang ilegal kepada sejumlah perwira polisi, termasuk seorang jenderal.

Ia menyatakan pernyataannya di video lama yang viral tersebut dibuat karena tekanan pejabat Divisi Propam Polri saat itu.

Ihwal video viral tersebut, Ismail enggan berkomentar banyak. Ia menyatakan video tersebut merupakan video lama, tanpa menyebutkan, kapan detail video tersebut direkam. Menurutnya, video tersebut sebenarnya serangan dari perwira tinggi Polri ke perwira tinggi lainnya.

“Ini persaingan jenderal. Nanti saya bicara, nanti kita bertemu,” tandas Ismail pada Sabtu (5/11/2022).

“Jadi begini, pada saat itu saya dipaksa testimoni, saya tidak bisa. Saya dibawa ke hotel kemudian saya disodorin teks. Itu tengah malam. Betu-betul dipaksa. Dia (seorang perwira tinggi) dalam keadaan mabuk,” tukas Ismail Bolong kepada awak media.

Sebelum dibawa ke hotel, Ismail Bolong sebelumnya dibawa ke Polda Kaltim oleh pejabat Paminal saat itu. Kemudian, ia dibawa hotel dan diminta untuk membacakan teks dan direkam menggunakan handphone. Kejadiannya, sekitar Februari 2022 lalu.

Ismail Bolong menegaskan, ia terpaksa membaca teks yang disodorkan oleh pejabat Paminal Mabes Polri itu.

Sebelumnya dalam videonya yang viral, Ismail Bolong menyebutkan dirinya menjalankan bisnis tambang ilegal yaitu batu bara tanpa konsesi izin.

Yang membuat heboh, ia mengaku telah menyetor uang sebesar Rp 6 miliar ke petinggi kepolisian dalam tiga tahap pada 2021.

 

Editorial: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

 

 

Tags: Ismail BolongKasus SuapTambang Ilegal Polri
Previous Post

Soal Tudingan Dipaksa Buat Video, Kuasa Hukum Hendra Kurniawan Akan Laporkan Ismail Bolong

Next Post

Luhut: Optimis KTT G20 di Bali Sukses Besar

Ruang Politik

Next Post
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Ist

Luhut: Optimis KTT G20 di Bali Sukses Besar

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Darul Hikmah

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Darul Hikmah

14 jam ago
Walikota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama IDI Paliko

Walikota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama IDI Paliko

14 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

6 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive