• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ferdy Sambo Masih Sebut Putri Candrawathi Korban Pelecehan

by Ruang Politik
in Kilas Update
443 5
0
Terdakwa Ferdy Sambo & Putri Candrawathi/Ist

Terdakwa Ferdy Sambo & Putri Candrawathi/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Irma mengingatkan, sesuatu yang tidak terbukti dan belum pernah dilaporkan tidak bisa dikatakan sebagai korban, tapi seharusnya diduga korban

RUANGPOLITIK.COM —Aktivis Irma Hutabarat menjadi salah satu orang yang gencar menyuarakan keadilan atas kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dia mengkritisi pernyataan dari Ferdy Sambo dan tim kuasa hukumnya yang mengatakan bahwa Putri Candrawathi adalah korban pelecehan dari Brigadir J.

RelatedPosts

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

Selain itu, dia mengaku tak setuju karena Putri Candrawathi memposisikan diri sebagai korban padahal pelecehan seksual masih sebatas dugaan.

“Pelecehan yang diduga itu berarti korbannya belum terbukti, belum ada korban. Sementara, penggunaan kata korban itu tidak bisa dipakai sebetulnya. ‘Istri saya sebagai korban’, lalu pengacaranya juga ‘Ibu PC adalah korban’. Nggak boleh, harusnya diduga korban,” ulas Irma di kanal YouTube-nya.

Irma mengingatkan, sesuatu yang tidak terbukti dan belum pernah dilaporkan tidak bisa dikatakan sebagai korban, tapi seharusnya diduga korban.

Kemudian, pelecehan seksual yang sering disebut juga dinilainya sebagai hal yang tidak masuk akal, mengingat rumah yang kecil dan terdapat banyak orang di dalamnya.

“Yang paling tidak masuk akal adalah ketika peristiwa itu (pelecehan) tidak pernah dilaporkan jadi tidak ada kasusnya. Sebetulnya yang dibahas di media dan di persidangan itu apa ketika itu tidak ada kasusnya,” tuturnya.

Menurutnya, visum belum tentu bisa jadi sebuah bukti karena pada kasus lain banyak yang memalsukannya.

“Menurut saya agak aneh ya ketika kemudian kepolisian memberitahukan pada rekayasa pertama. Lalu kemudian juga di saat setelah keluar SP3 terhadap (laporan pelecehan) Duren Tiga, itu menyebutkan masih ada urusan pelecehan,” cibirnya.

Ia menjelaskan, penggiringan opini dan pengalihan isu tentang motif pembunuhan sudah berlangsung selama berbulan-bulan hingga saat persidangan masih dibahas.

Seharusnya, kata dia, polisi lebih pandai dan jeli dari orang awam pada proses investigasi. Meskipun tidak ada hasil visum dan saksi, isu pelecehan seksual masih terus bergulir sampai ke meja hijau.

“Kita tetap sabar, tetapi memang banyaknya rintangan dan rekayasa dari awal kan. Sebetulnya bukan hanya rekayasa, tapi Sambo tidak menginginkan peti jenazah dibuka,” ujarnya.

“Ada Jenderal Hendra Kurniawan, Leonardo Simatupang yang disebutkan dalam persidangan itu yang datang hanya untuk memastikan bahwa keluarga percaya ini ada aib terjadi,” imbuhnya.

Saat Hendra Kurniawan datang ke rumah orangtua Brigadir J, keluarga korban dilarang untuk menyalakan ponsel. Malam hari setelah kedatangan Hendra, ponsel orangtua, kakak, dan adik Brigadir J diretas selama dua minggu.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Previous Post

Nomor Ponsel Brigadir Tiba-tiba Aktif dan Keluar dari WhatsApp Grup Keluarga

Next Post

Mursyid Toriqoh Qodiriyah Ponpes Suryalaya Wasiatkan Dukung Anies, Ini Alasannya

Ruang Politik

Next Post
Mursyid Toriqoh Qodiriyah Ponpes Suryalaya Wasiatkan Dukung Anies, Ini Alasannya

Mursyid Toriqoh Qodiriyah Ponpes Suryalaya Wasiatkan Dukung Anies, Ini Alasannya

Recommended

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

14 jam ago
Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

2 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive