• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Duet Prabowo-Muhamin, Pengamat: Kecil Peluang Terwujud

by Rupol
in Nasional
431 28
0
491
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dianggap masih harus bekerja keras, jika ingin Ketua Umum Muhaimin Iskandar digandeng oleh Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2024. Elektabilitas Muhaimin yang masih sangat rendah, menjadi alasan utama, selain alasan hubungan dengan PBNU dan kelompok Gusdurian yang belum juga membaik.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat politik dari Citra Institute Efriza, melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Senin (17/10/2022).

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Efriza menilai jika dalam peta politik Gerindra kecil peluang Cak Imin untuk bisa diusung oleh partai Gerindra-PKB.

“Sosok Muhaimin dinilai Prabowo atau Gerindra masih belum tepat. Sebab, elektabilitasnya rendah, komunikasi politik acap blunder, lalu dukungan NU juga tidak signifikan terhadap dirinya,” ujar Efriza.

Efriza menjelaskan, Gerindra memang harus melirik cawapres Prabowo dari kalangan NU, untuk mendapatkan suara yang maksimal dan lebih merata. Tapi kriteria calon yang diinginkan itu, belum terpenuhi oleh Muhaimin Iskandar.

Hal itu jugalah yang menyebabkan Gerindra sampai saat ini belum antusias untuk cepat-cepat mendeklarasikan koalisi keduanya.

“Kita bisa lihat di media-media, Gerindra tidak pernah menyebut soal cawapres. Berbeda dengan elit-elit PKB yang selalu mengapungkan nama Muhaimin sebagai cawapres. Ironis juga ya,” sambung Dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi itu.

Karena ini berkemungkinan pilpres “terakhir” bagi Prabowo, tentunya Prabowo dan Gerindra ingin betul-betul berupaya untuk menang. Artinya, dalam proses ini Gerindra akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menentukan cawapres Prabowo.

Namun, Efriza tak menampik jika peluang Cak Imin masih ada, walau kecil untuk bisa menjadi Cawapres. Cak Imin dianggap menjadi cawapres alternatif, jika Gerindra tidak bisa menambah partai koalisi yang lain.

“Pasangan Prabowo-Muhaimin peluangnya terwujud di opsi terakhir, bisa di menit akhir. Karena terjebak situasi dan waktu. Misal, tidak memungkinkan menarik KIB, maupun berharap Nasdem-PKS-PD tidak terwujud koalisinya, ataupun juga dapat bersama dengan PDIP,” paparnya.

Jadi karena kebutuhan memenuhi presidential threshold di satu sisi, juga misalnya sulit tercapai kesepakatan untuk mengusung calon alternatif sebagai wapres, maupun karena ketiadaan cawapres alternatif, akhirnya pasangan Prabowo-Muhaimin terwujud,” ungkapnya.

Efriza menilai hingga saat ini kedua partai disinyalir sedang berusaha saling bernegosiasi, berusaha mencapai kesepakatan, agar memperoleh beberapa simulasi pasangan calon yang potensial menang dari paket koalisi Gerindra-PKB. (Ivo)

Previous Post

Jaksa: Ferdy Sambo Berperilaku Tidak Terpuji, Tumpahkan Kesalahan Semua pada Brigadir J

Next Post

Besok Polisi Periksa Ketua PSSI Iwan Bule Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Rupol

Next Post
Ketum PSSI Iwan Bule/Ist

Besok Polisi Periksa Ketua PSSI Iwan Bule Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive