• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Capres 2024, Pengamat: Sosok Dari Militer Lebih Menarik

by Rupol
in Nasional
417 32
0
Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto usai menerima empat bintang kehormatan yang disematkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan tiga kepala staf angkatan di Ruang Hening, Kemhan, Jakarta pada Senin (15/8/2022) lalu.

Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto usai menerima empat bintang kehormatan yang disematkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan tiga kepala staf angkatan di Ruang Hening, Kemhan, Jakarta pada Senin (15/8/2022) lalu.

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Mengamati perkembangan situasi politik dalam negeri terutama menjelang Pemilu 2024 masih menyisakan banyak tanggungjawab. Terutama kombinasi pasangan calon yang akan diusung partai. Selama ini presiden harus diusung oleh partai dan berasal dari sipil. Selama masa pemerintahan Jokowi penegakan hukum dianggap gagal apalagi beberapa kasus yang tengah terjadi di institusi Polri. Menanggapi hal ini Dedi Kurnia Syah Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) menyarankan jika calon presiden dan calon wakil presiden berasal dari kombinasi sipil dan militer.

“Kita bisa berkaca pada pemerintahan sebelumnya, sejak Soeharto hingga Yudhoyono, situasi memang lebih stabil, untuk itu bisa saja bangsa ini belum siap dipimpin sipil. Atau, bisa saja perpaduan antara keduanya,” jelas Dedi Kurnia Syah saat dikonfirmasi wartawan.

RelatedPosts

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

Dedi menyebutkan situasi politik yang masih dikuasai oleh partai politik membuat masuknya militer dalam proses pemilihan masih belum memberi corak yang signifikan. Namun ia mengakui jika dalam sejarah kepemimpinan presiden yang memiliki latar belakang militer kondisi negara dalam keadaan stabil.

“Sepanjang pemimpin tidak terlalu dikuasai partai politik, dan koalisi pemerintah tidak dominan, maka sepanjang itu pula kepemimpinan kita akan baik, contoh terdekat adalah rezim Yudhoyono, di mana parlemen dipimpin oleh oposisi,” ungkap Dedi.

Selama ini kandidat yang memiliki latar belakang militer dan memiliki basis massa yang kuat adalah Prabowo Subianto, menyusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Panglima TNI Jendral Gatot Subroto Nurmantyo yang namanya sempat naik di calon pilpres 2019 lalu, kemudian Jendral Andika Perkasa yang saat ini menjabat sebagai Panglima TNI. (ivo)

Previous Post

Jaksa Sebut Terdakwa Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J untuk Memastikan Kematiannya

Next Post

Paparkan Eksepsi, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: JPU Tidak Cermat Susun Surat Dakwaan

Rupol

Next Post
Terdakwa Ferdy Sambo/Ist

Paparkan Eksepsi, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: JPU Tidak Cermat Susun Surat Dakwaan

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

7 jam ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

7 jam ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

2 hari ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive