RUANGPOLITIK.COM – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolby, bertekad akan terus berupaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan di Indonesia.
Program-program pencapaian kedaulatan pangan tersebut terus dipercepat, walaupun harus memanfaatkan waktu di hari libur.
Dalam kunjungan kerja selama 3 hari di Propinsi Sumatera Barat (Sumbar), Wamentan berkeliling ke 5 kabupaten guna memacu peningkatan produksi tanaman jagung dan ternak ayam.
“Saat ini kita harus bekerja keras, termasuk dengan memanfaatkan hari-hari libur. Karena ancaman adanya krisis pangan dunia akibat pandemi covid, tetap harus menjadi perhatian utama,” ujar Harvick melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).
Menurut Harvick, Kementerian Pertanian (Kementan) mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi untuk menjaga stabiliitas pangan, dengan memaksimalkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Khusus untuk Sumbar komoditi jagung menjadi program unggulan.
“Sumbar ini banyak sekali perternakan ayam, baik petelur maupun ayam potong. Pakan utamanya dari jagung, makanya kita fokus untuk komoditi jagung. Apalagi saat ini sudah ada pabrik pakan ayam di Padang, kita harapkan bahan baku bisa terpenuhi dalam beberapa waktu ke depan tanpa memasok lagi dari luar,” lanjutnya.
Dalam kunjungan kerja ini, Wamentan akan lebih banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat dan petani di tiap daerah.
Dengan harapan bisa memberikan motivasi dan menyerap semua persoalan-persoalan yang dihadapi para petani.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen dan etos kerja Wamentan Harvick Hasnul Qolby.
“Ini menjadi contoh bagi kami, bahwa tidak ada hari tanpa pelayanan ke masyarakat. Beliau tetap turun walau di hari libur sekalipun. Dan kehadiran beliau di daerah kami, akan menjadi pelecut semangat guna mewujudkan program-program kedaulatan pangan,” ujarnya ketika dihubungi wartawan, Jumat (12/8/2022).
Kabupaten Limapuluh Kota sendiri merupakan sentra ternak ayam petelur dan ayam potong, yang menjadi pemasok bagi beberapa propinsi tetangga.
Dengan potensi tersebut, maka Bupati Safaruddin juga berharap bisa menjadikan daerahnya sebagai penghasil jagung sebagai bahan baku utama pakan ayam.
“Salah satu program unggulan kita itu membuat 20 ribu hektar lahan jagung. Dengan kehadiran Wamen ini akan lebih mudah terwujud, tentunya kita berharap bantuan dari pusat melalui beliau. Selain itu, daerah kita juga punya komoditi unggulan pertanian seperti Jeruk Siam Gunuang Omeh. Kita juga minta bimbingan dari beliau untuk meningkatkan terus produksi serta dapat juga solusi-solusi untuk pemasarannya,” pungkas Safaruddin. (ASY)