Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PBNU-Muhammadiyah: Politik Identitas Tak Jadi Senjata di 2024

by Ruang Politik
in Nasional
411 31
0
Ilustrasi Pemilu/Ist

Ilustrasi Pemilu/Ist

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah meminta partai dan politikus tak menggunakan politik identitas dalam Pemilu 2024 mendatang.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya berharap politik identitas tak dipakai sebagai strategi untuk memenangkan Pemilu maupun Pilpres 2024.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

“Kita sebetulnya sangat berharap bahwa dalam kompetisi nanti jangan sampai ada cara-cara yang memperalat identitas sebagai senjata,” kata Gus Yahya dalam acara Forum Pemred di Hotel Raffles Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2022).

Gus Yahya pun meminta peserta Pemilu 2024 nanti tak menonjolkan identitas agama. Apalagi jika membawa-bawa Nahdhatul Ulama.

“Jadi sebuntu apapun para kontestan ini di dalam menonjolkan atau di dalam menghadapi kompetisi yang ada kita mohon betul supaya jangan menggunakan identitas sebagai senjata. Apakah itu identitas etnik, identitas agama, termasuk identitas NU,” terang Gus Yahya.

Berita Terkait:
Meski Dinonaktifkan, PBNU Sebut Jabatan Mardani Maming Bisa Dipulihkan

Presiden Timor Leste Berkunjung ke PBNU

Muhammadiyah: Jangan Sampai Bangsa Tercabik karena Pilpres 2024

Hari Ini, Muhammadiyah di Bandar Lampung Laksanakan Salat Idul Adha

Gus Yahya pun berkelakar bahwa NU tak seberuntung Muhammadiyah dalam kompetisi politik. Sebab, menurutnya, NU kerap digunakan sebagai senjata identitas para kontestan Pemilu.

“Muhammadiyah ini bisa bebas mengambil jarak dari kompetisi semacam ini. NU ini mau lari pun dikejar-kejar. Jadi kita perlu punya perhatian yang lebih terkait dengan hal ini,” ujar Gus Yahya.

Kelakar itu disahuti oleh Sekretaris Muhammadiyah Abdul Mu’ti yang mengakui posisi NU lebih sulit dalam kontestasi politik.

“Tetapi kalau NU ditarik-tarik itu memang sudah sesuai karena di NU itu bintangnya ada 9 Sehingga bintang itu ke mana kita memang tidak tahu,” tutur Abdul.

“Nah Muhammadiyah tidak bisa ditarik-tarik karena pertama sedikit, yang kedua mataharinya cuma satu,” lanjutnya disambut gelak tawa.

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024MuhammadyahPBNUPemilu 2024Pilpres 2024Ruang Politik
Previous Post

Komnas HAM Sebut Bharada E Belum Tentu Jadi Pelaku Penembak Brigadir J

Next Post

Ferdy Sambo Cs Dicopot, Komnas HAM: Dugaan Penghilangan Barang Bukti Semakin Kuat

Ruang Politik

Next Post
Ferdy Sambo Cs Dicopot/Ist

Ferdy Sambo Cs Dicopot, Komnas HAM: Dugaan Penghilangan Barang Bukti Semakin Kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election