• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Arief Poyuono Ungkap Soal Pemodal SBY di Pilpres 2004

by Ruang Politik
in Nasional
433 4
0
Politisi Gerindra, Arief Poyuono/ ist

Politisi Gerindra, Arief Poyuono/ ist

467
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, secara blak-balakan menyebutkan sosok pemodal SBY jadi presiden di tahun 2004 silam.

Arief Poyuono menanggapi persoalan ambang batas presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen yang dianggap mengunci demokrasi Indonesia.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Arief Poyuono berpendapat bahwa ambang batas pencalonan presiden memang diperlukan agar para tokoh yang berkeinginan menjadi calon presiden berusaha keras.

“Perlu, biar tokoh-tokoh yang ingin jadi presiden itu berusaha keras untuk bisa mendapatkan tiket di Pilpres,” ujar Arief Poyuono di kanal YouTube Total Politik yang ditayangkan, Kamis (30/6/2022).

Sebelumnya seorang tokoh politik menyebutkan bahwa biaya untuk mencalonkan diri sebagai presiden mencapai ratusan milyar.

Berita Terkait:
Bertemu AHY di Kertanegara, Prabowo Titip Salam Hormat untuk SBY

Lima Pertanyaan Megawati Tak Mampu Dijawab SBY

JK Temui SBY, Said Didu: Semoga Bisa Lepaskan Negeri Ini dari Oligarki

Elizabeth Susanti Ancam Bongkar Kejahatan SBY

Ditambah dengan adanya ambang batas pencalonan presiden, orang baik tidak bisa mengikuti pemilihan presiden karena faktor-faktor tersebut.

Terkait hal tersebut, politisi Partai Gerindra itu tak sependapat bahwa biaya pencalonan presiden mencapai ratusan milyar.

Ia mengatakan bahwa Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengeluarkan uang sebanyak itu, bahkan ada yang memberikan modal.

Ia menambahkan bahwa yang memberi SBY modal untuk menjadi calon presiden di 2004 adalah rakyat, saat itu istilah oligarki belum sepopuler sekarang.

“Ah nggak juga. Memang Pak SBY keluar ratusan milyar? Enggak, ada yang modalin. Lho, bener lho yang modalin Pak SBY waktu itu rakyat, belum ada oligarki-oligarkian,” ujar Arief. (AP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Arief PuyonoCapres 2024Pemilu 2024Pilpres 2024Ruang PolitikSBY
Previous Post

Ganjar Unggul Jika Head to Head dengan Anies, Refly Harun: Beri Catatan Tak Terduga

Next Post

Jenazah Menpan RB Tjahjo Kumolo Disemayamkan di Widya Chandra

Ruang Politik

Next Post
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo/Ist

Jenazah Menpan RB Tjahjo Kumolo Disemayamkan di Widya Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

20 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive