Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Semut Merah Lebih Menggigit dari KIB

by ruang politik
in Nasional
431 33
0
Semut Merah

Ilustrasi Koalisi Semut Merah/ RuPol

496
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – PKB dan PKS akan bekerjasama dalam menghadapi Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 dengan membentuk Koalisi Semut Merah.
Gabungan kedua partai tersebut belum memenuhi ambang batas pencalonan presiden (PT) 20 persen, karena baru memiliki 108 kursi parlemen, kurang dari 115 kursi sebagai syarat pencalonan.

Namun pengamat politik dari Citra Institute Efriza, menilai koalisi PKB dan PKS tersebut lebih berpotensi bertahan sampai Pilpres 2024.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

“Kalau membandingkan dengan KIB, Semut Merah jelas lebih menggigit. Memang KIB sudah lewat PT 20 persen, tapi bangunannya masih rapuh. Dengan ketidakjelasan capres yang akan muncul, serta masih banyak intrik-intrik di masing-masing partai di dalam KIB,” ujarnya ketika berbincang dengan RuPol, Sabtu (11/6/2022).

Saat ini PKB dan PKS merupakan partai yang kuat pondasinya, tidak ada tangan-tangan luar partai yang mengatur keputusan internal mereka.
Dengan kekuatan itu, jelas Efriza maka Koalisi Semut Merah ini akan lebih mudah menentukan pasangan capres yang dari mereka.

“Sederhana sebenarnya, tidak serumit pada KIB. Semut merah ini sudah memiliki capres dan cawapresnya yang memuaskan kedua pihak. Untuk cawapres tentu Cak Imin atau tokoh lain yang mewakili PKB, sedangkan untuk capres, Anies Baswedan perwakilan dari PKS. Karena PKS itu tidak akan mungkin lagi untuk melirik nama selain Anies, beresiko bagi pemilihnya,” jelas Efriza.

Berita terkait:
PKS Cari Jodoh di Milad ke-20, Sebut Nama Muhaimin, Anies dan Sandi

Ulama Maluku Dorong Muhaimin Berpasangan dengan Anies

Gus Muhaimin Ajak Anies Bareng-bareng di 2024

Dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi ini, mengatakan pertemuan PKB dan PKS ini bukanlah peristiwa politik yang sederhana dan hanya sekedar cek ombak, namun sebuah langkah yang sudah sejak lama kedua partai pertimbangkan.

“Cak Imin sudah sejak lama ingin berpasangan dengan Anies Baswedan, karena sangat berpeluang untuk menang. PKS juga pasti sudah menimang-nimang dengan matang, jika ingin mengusung Anies perlu koalisi partai. Jadi keduanya ini saling membutuhkan, makanya koalisi ini akan bertahan sampai akhir,” kata Efriza.

Guna memenuhi PT 20 persen, PKB dan PKS tinggal menunggu satu partai lain, yang kemungkinan terbesar menurut Efriza adalah NasDem.
NasDem telah melewati fase memperkenalkan Anies kepada pengurus dan kader seluruh Indonesia, dan mendapatkan sambutan yang bagus.

“Rakernas NasDem besok ini, sepertinya hanya untuk memperjelas keberadaan Anies sebagai capres dari NasDem,” pungkasnya. (ASY)

Editor: Asiyah Lestari
(RuPol)

Zulhas: Pak Anies, Cak Imin, Mudah-mudahan Kita Bareng-bareng Ya!
Previous Post

PKB dan PKS Bakal Koalisi, PPP Singgung PT 20 Persen

Next Post

Isu Reshuffle dan Bangkitnya Wacana Tiga Periode Kembali Diangkat

ruang politik

Next Post
Ketua umum Projo Budi Arie Setiadi/Ist

Isu Reshuffle dan Bangkitnya Wacana Tiga Periode Kembali Diangkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election