• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
04 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PPP dan NasDem Bicara soal Upaya PKS-PKB Bangun Poros Ketiga di Pemilu 2024

by Ruang Politik
in Nasional
420 17
0
PPP dan NasDem Bicara soal Upaya PKS-PKB Bangun Poros Ketiga di Pemilu 2024/Ist

PPP dan NasDem Bicara soal Upaya PKS-PKB Bangun Poros Ketiga di Pemilu 2024/Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjalin komunikasi untuk membangun koalisi poros ketiga Pemilu 2024.

Koalisi ini masih ingin mengajak seluruh partai politik tanpa terkecuali, termasuk yang sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menilai sebaiknya PKS dan PKB yang bergabung dengan KIB. Bukan justru sebaliknya.

“Harusnya semut merahnya mau gabung KIB enggak? Kita ini sudah cukup 20 persen kursi KIB itu 23 persen kursi. Kok malah kita gabung semut merah, yang benar aja nanyanya,” kata politikus yang akrab disapa Awiek kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).

Dia mengatakan, KIB masih membuka peluang untuk partai manapun bila tertarik bergabung membangun koalisi bersama.

Berita Terkait:
PDIP Cibir Luhut Terlalu Baper soal Kritik Candi Borobudur

Menteri Bahlil Minta Peserta Hipmi Teriak ‘Lanjutkan’ di Depan Jokowi

Bawaslu Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2024

KSP Gandeng Para Pakar Kembangkan Budi Daya Sorgum

“Kita sudah bisa memberangkatkan calon presiden justru kita kan kalau ada yang bergabung boleh silakan terbuka,” tegas Awiek.

Di lain sisi, Awiek menghormati terbentuknya koalisi PKS dan PKB karena membuat pilihan masyarakat di Pemilu semakin variatif.

Hanya saja anggota DPR ini mengingatkan perlu partai lain untuk melengkapi kursi yang kurang untuk mengusung capres-cawapres.

” Tapi sekali lagi itu haknya temen-temen PKB dan PKS ya semakin banyak koalisi semakin berkerja sama ya semakin bagus,” katanya.

Tanggapan NasDem

Terpisah, NasDem masih belum mau membahas koalisi. NasDem fokus menyiapkan untuk menggelar Rakernas dalam waktu dekat untuk memilih calon presiden. Koalisi akan dibahas setelah calon presiden dari NasDem terpilih.

“NasDem sejauh ini masih fokus pada Rakernas untk mengumuman tiga nama, setelah itu baru kita akan membahas koalisi,” kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).

Willy memastikan, setelah selesai menggelar Rakernas, NasDem akan menentukan arah koalisi Pemilu 2024.

“NasDem sendiri belum memutuskan akan membangun koalisi dengan partai mana. Nanti pascarakernas yang akan digelar pertengahan bulan ini mungkin akan ditentukan dengan siapa kita akan membangun koalisi,” kata wakil ketua Baleg DPR RI ini.

Sementara itu, Willy menilai koalisi harus dibangun atas dasar pemikiran dan kepentingan strategis. Ia berharap terbentuknya koalisi PKB dan PKS bukan karena reaktif saja.

“Yang penting sebuah koalisi dibangun bukan karena kelatahan atau reaktif saja. Akan lebih bagus jika sebuah koalisi dibangun atas dasar pemikiran atau kepentingan yang lebih strategis,” ujarnya.

Terbuka

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Zainudin Amali menuturkan, pihaknya terbuka peluang untuk bekerjasama dengan PKB dan PKS. Ia mengajak untuk sama-sama mencocokkan visi dan rencana ke depan.

“Ya silahkan saja. Namanya juga mencocokan rencana, visi dan sebagainya. Bagi saya semua partai berkeinginan untuk bekerja sama itu tidak masalah,” ujar Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Amali pun menghargai wacana pembentukan koalisi poros ketiga yang digagas PKB dan PKS. Pihaknya tidak mencampuri kebijakan politik partai lain.

“Ya tidak apa-apa. Kan semua orang berhak ya. Berhak menentukan strategi dan arah serta kebijakan politik masing-masing. Kita enggak boleh mencampuri,” kata Menpora RI ini.

Menurut Amali semakin banyak partai politik yang membentuk koalisi semakin baik untuk Pemilu 2024. Pesta demokrasi harus digelar dalam suasana yang gembira, bukan mencekam.

“Ya bagus aja. Makin bagus orang partai-partai bekerja sama, makin enak untuk perhelatan pesta demokrasi kita. Kan kita namanya pesta, pesta harus senang riang gembira, jgn dalam suasana ketakutan, mencekam, itu yang kita hindari,” kata Amali. (BJP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024Pemilu 2024Pilpres 2024PKBPPPRuang Politik
Previous Post

PDIP Cibir Luhut Terlalu Baper soal Kritik Candi Borobudur

Next Post

Polisi: Bendera Hitam Terpasang di Acara Deklarasi Anies Capres Bukan Bendera HTI

Ruang Politik

Next Post
Bendera bertuliskan kalimat tauhid terlihat pada acara 'Deklarasi Anies Baswedan sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029' yang digagas Majelis Sang Presiden/Ist

Polisi: Bendera Hitam Terpasang di Acara Deklarasi Anies Capres Bukan Bendera HTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

5 jam ago
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

5 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 hari ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 hari ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive