Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Arogansi Muhaimin Bisa Membuat PKB Kehilangan Simpati Nahdliyin

by Ruang Politik
in Nasional
437 4
0
Ketum PKB Muahimin Iskandar/Ist

Ketum PKB Muahimin Iskandar/Ist

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza menilai sikap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin terhadap PBNU akan semakin membawa dirinya dalam pusaran politik.

Hubungan politik antara PKB dengan PBNU akan semakin renggang jika Cak Imin terus-menerus menyindir PBNU.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Terakhir, Cak Imin menyenggol PBNU dengan mengunggah foto kaos “Warga NU Kultural Wajib ber-PKB, Struktural NU Sakkarepmu!” di media sosial.

“Ia merasa masih kuat dalam posisi dan merasa konstituennya masih solid dengan dirinya. Situasi saat ini dirasakannya sekadar perseteruan pendapat antara dua institusi PKB dan PBNU, maupun perseteruan dua elite semata,” kata Efriza, kepada RuPol, Rabu (18/5/2022).

Efriza menilai, upaya Cak Imin tersebut adalah bentuk upaya namanya agar terus dibicarakan.

Berita Terkait:
Dua Kali Senggol PBNU, CSIIS: Kepanikan Muhaimin Akan Berujung Petaka

‘Panik Ya Min’ Trending di Twitter, Buntut Cak Imin Pamer Kaos

Posting Kaos, Cak Imin Sentil PBNU

Posting Kaos Sindir PBNU, Muhaimin Kobarkan Konflik Lagi

Lebih lanjut, Efriza menyebut, postingan Cak Imin dalam format forward yang dilakukannya melalui media sosial, merupakan bentuk mengkipasi konflik, menganggap perseteruan ini hal remeh semata.

“Padahal di sisi lain, ia malah membenturkan dirinya dalam persepsi tidak menghargai struktural NU, bahkan tidak sopan, sebab struktural NU dalam posisi di Nahdliyin adalah umumnya para kiai,” ujarnya.

Sikap arogan Cak Imin tentu saja menjadi poin tambahan lagi yang dapat memicu kembali sentimen negatif terhadap PKB, sebab PKB di personalisasikan oleh Cak Imin, maka lambat-laun kaum Nahdliyin merasa tak lagi merasa dan cocok jadi bagian konstituen PKB.

“Sikap arogansi Cak Imin efeknya dapat merembes kepada perpindahan suara NU dari PKB kepada partai-partai lain, apalagi warga Nahdliyin sudah dianjurkan oleh Ketua NU Gus Yahya untuk tak khawatir jika memilih partai lain,” ungkap Efriza.

Membaca perkembangan situasi ini, Pengurus PKB semestinya mulai menyadari dengan menasehati Cak Imin dan merancang pertemuan maupun islah antara PKB dan PBNU.

“Meski tidur Cak Imin masih nyenyak, tetapi kerisauan hati dalam hubungan dengan manusia harus diselesaikan dengan komunikasi antar sesama,” ucapnya.

“Perseteruan ini meski cepat diredakan, jika tak diredakan akan menjadi benar-benar mengapung sebagai konflik terbuka dan berkepanjangan dengan efeknya perpindahan suara warga Nahdliyin pada Pemilu Serentak 2024,” tambah Efriza. (AFI)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024Muhaimin iskandarPemilu 2024Pilpres 2024Ruang Politik
Previous Post

Dua Kali Senggol PBNU, CSIIS: Kepanikan Muhaimin Akan Berujung Petaka

Next Post

Ekspor Tumbuh pada April 2022, Wamentan: Sektor Pertanian Jadi Andalan

Ruang Politik

Next Post
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi/@instagramharvick.hqolbi

Ekspor Tumbuh pada April 2022, Wamentan: Sektor Pertanian Jadi Andalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election