• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tagar HasilSurveyJeblok Trending, Efriza: Muhaimin Lupa 13 Juta Pemilih itu Warga NU

by ruang politik
in Nasional
436 13
0
Muhaimin PBNU

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saling serang dengan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf/ Ilustrasi RuPol

481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Sebuah tagar tentang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, tiba-tiba trending di twitter sejak sore hingga malam hari kemarin, Rabu (4/5/2022).
Tagar tersebut berbunyi #HasilSurveyJeblok, yang menyatakan elektabilitas Ketum PKB itu terus mengalami penurunan dari berbagai hasil survey.

Pengamat politik dari Citra Institute Efriza juga memperhatikan hal tersebut, yang menurutnya merupakan dampak dari pernyataan Muhaimin tentang Yahya Cholil Staquf (Ketum PBNU).

RelatedPosts

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

“Saya memperhatikan akun-akun yang mencuitkan itu kebanyakan ada korelasi dengan NU. Mungkin itu merupakan feedback dari pernyataan Muhaimin yang sempat heboh, tentang 13 juta pemilih PKB yang solid, tidak terpengaruh oleh Gus Yahya itu,” ujar Efriza melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Kamis (5/5/2022).

Efriza juga menyebut ada semacam keputus-asaan dari seorang Muhaimin Iskandar, yang gagal berkali-kali dalam menaikkan elektabilitasnya.

“Awalnya kita perhatikan Muhaimin coba membranding melalui nama panggilan, ada Cak Imin berganti Gus Ami, berganti lagi Gus Muhaimin. Kemudian mencoba dengan gaya-gaya dan pernyataan-pernyataan nyeleneh, pasang spanduk dengan vespa. Memang itu bisa mengangkat popularitasnya, tapi tidak linier dengan elektabilitas. Ada semacam keputus-asaan yang kemudian muncul, sehingga akhirnya keluarlah pernyataan usulan penundaan pemilu yang viral, tapi mendapat penolakan yang luar biasa,” terang Efriza.

Namun walau bagaimanapun, menurut Efriza pernyataan menyerang terhadap Ketum PBNU kali ini sebuah langkah yang salah.
Ini akan membuat simpati Nahdliyin akan merosot tajam terhadap Muhaimin.

Berita terkait:
Tagar Hasil Survey Jeblok, Muhaimin Iskandar Trending di Twitter

Dekati Anies, Pengamat: Zulhas Berharap ‘Efek Ekor Jas’ Pilpres 2024

Sholeh Basyari: Pernyataan Muhaimin ke Gus Yahya Picu Perpecahan Nahdliyin

Pemilih PKB 13 Juta, Muhaimin: Yahya Cholil Gak Ngaruh!

tagar
Screenshot salah satu akun di Twitter

Tagar Perlawanan Balik Nahdliyin

Dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi itu menilai langkah Muhaimin kali ini, akan menimbulkan perlawanan dari warga NU.

“Ini akan memantik sebuah perlawanan dari kalangan Nahdliyin, karena 13 juta pemilih yang disebut Muhaimin itu adalah Nahdliyin. Para Kiai-kiai juga akan kehilangan simpati kepada Muhaimin dan itu dampaknya akan sangat luar biasa. PKB bisa saja tenggelam, jika Muhaimin tidak cepat-cepat memperbaiki semuanya,” papar Efriza.

Kalau Muhaimin menyebut suara 13 juta itu solid, menurut Efriza itu sebuah hal wajar karena pada pemilu-pemilu sebelumnya hubungan PKB dengan NU baik-baik saja.
Tapi saat ini hubungan antara keduanya sedang memburuk.

“Kalau untuk Muhaimin capres, Wallahu’alam ya, karena rasanya sudah sangat sulit sekali. Suara PKB juga pasti terpengaruh akibat itu, apalagi sekarang Gus Yahya sudah membuka pintu untuk semua partai. Dan friksi di dalam tubuh PKB pasti akan semakin tajam, dengan adanya kubu Gus Yaqut yang semakin kuat,” imbuhnya.

Efriza juga tidak melihat adanya upaya-upaya rekonsiliasi antara Muhaimin dengan Gus Yahya, yang terlihat hanya upaya saling menunjukkan kekuatan.

“Pascamuktamar NU sudah 6 bulan tidak terlihat ke arah itu, malah yang terlihat aksi saling unjuk kekuatan. Salah satunya dengan tergesernya Luqman Hakim dari pimpinan komisi II, serta manuver-manuver Gus Yahya bertemu Megawati, dan lainnya. Sepertinya ini hanya tinggal menunggu waktu bagi PKB, siapa yang menang dan yang kalah dengan adu kuat ini,” pungkasnya. (ASY)

Editor: Bejo. S
(RuPol)

Efriza: Keretakan PSI Akibat Komunikasi Politik Giring yang Garing
Tags: Cak Imin Gus yahyaMuhaimin Yahya Cholil StaqufPerang Cak Imin Gus YahyaPKB vs PBNURuang PolitikRuangPolitikTagar MuhaiminTagar trendingYahya Cholil Staquf
Previous Post

WHO Nyatakan KLB Hepatitis Misterius, Masyarakat Harus Waspada

Next Post

Bela Luhut, Ruhut Sitompul: Saya Nggak Tahu Siapa yang Bakal Disomasi

ruang politik

Next Post
Kader PDIP Ruhut Sitompul/Ist

Bela Luhut, Ruhut Sitompul: Saya Nggak Tahu Siapa yang Bakal Disomasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Terus Berupaya Percepat Penurunan Stunting

Pemko Payakumbuh Terus Berupaya Percepat Penurunan Stunting

12 jam ago
Wawako Payakumbuh Hadiri Khatam Al-quran di Mushalla Darul Hikmah

Wawako Payakumbuh Hadiri Khatam Al-quran di Mushalla Darul Hikmah

12 jam ago

Trending

Presiden Jokowi & Prabowo Subianto/Repro Ist

Hubungan Jokowi-Prabowo Diisukan Retak

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive