• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

CSIIS: Usul Copot Kepala BPIP, Cak Imin Hanya Cari Sensasi Politics?

by ruang politik
in Nasional, RuangTokoh
436 14
0
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/ist

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/ist

481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


RUANGPOLITIK.COM –Pernyataan cak Imin terkait usulan mencopot Yudian Wahyudi dari Kepala BPIP terkesan spontanitas dan penuh nuansa politis sesaat.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur riset Center for Strategic on International and Islamic Studies Dr. Ali Muhtarom ketika menanggapi ucapan cak Imin dalam sambutannya di acara harlah PMII kemarin. Menurutnya
Cak Imin seharusnya lebih kritis dan tidak memaksakan statemen tersebut dihadapan para kader PMII.

Ali menjelaskan, sebagai aktivis PMII yang kritis, tentu sangat memahami konteks pernyataan Kepala BPIP yang sempat viral tentang tuduhan “agama sebagai musuh Pancasila”.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Mengapa tiba-tiba cak Imin menyinggung berita lama yang lucunya dipahami dari kacamata sumbu pendek. Lantas apa bedanya dengan mereka yang selama ini terus-menerus meredupkan semangat pembumian Pancasila.
Saya kira ada yang disembunyikan dari pernyataan cak Imin tentang substansi pernyataan Kepala BPIP tentang tuduhan “agama musuh Pancasila” tersebut”ungkapnya.

Jika dipahami secara komprehensif, lanjut Ali, konteks saat itu kan dalam rangka menghadang pengaruh ideologi Khilafah yang diusung Eks-HTI. Terang Ali Muhtarom.

Ali menduga, jangan-jangan ada motif lain dari pernyataan cak Imin tersebut, yaitu framing untuk menarik simpati dari kalangan kelompok Islamisme yang selama ini berseberangan dengan BPIP, terutama kepada Yudian Wahyudi yang begitu kencang dan punya nyali dalam menghadang laju gerakan khilafah di Indonesia.

Ali menambahkan, pernyataan cak Imin tersebut kurang etis ketika disampaikan dihadapan kelompok aktivis yang terdidik karena pilihan bahasanya yang peyoratif. Jika dipahami dengan kritis, seharusnya tidak muncul kata “bodoh” terkait pernyataan yang dituduhkan terhadap pemahaman keislaman Kepala BPIP. Justru dengan argumentasinya yang diambil dari pendekatan maqashid syariah dari kepala BPIP saat ini mampu mematahkan argumentasi keagamaan para pengusung khilafah.

Pengaruh ideologi Khilafah saat ini sangat masif melakukan infiltrasi ke berbagai lembaga dan instansi pemerintahan.

Doktrin kelompok pengusung khilafah memang jelas, menyebarkan propaganda pemikiran radikal untuk membuat narasi mempertentangkan agama dengan Pancasila karena adanya doktrin hakimiyah yang ingin diperjuangkan mereka.

“Jika motif dari pernyataan cak Imin tentang Kepala BPIP hanya untuk mencari sensasi politik, maka akan menyebabkan blunder dari perjuangan PKB yang selama ini dianggap kental dengan konsep Gus Dur tentang pribumi Islam yang terjawantahkan dalam Islam Nusantara yang saat ini dikembangkan oleh NU.” pungkasnya. (Mhd)

Editor: Chairul Achir
(RuPol)

Tags: Muhaimin iskandarPemilu 2024Ruang Politik
Previous Post

Demo Mahasiswa di Ternate Tolak Kenaikan BBM Dan Minyak Goreng, Berakhir Ricuh

Next Post

Tsamara Amani Keluar PSI, Grace Natalie: Terima Kasih

ruang politik

Next Post
Tsamara Amani/Ist

Tsamara Amani Keluar PSI, Grace Natalie: Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

12 menit ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

18 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive