Limapuluh Kota,—Sejak Bupati Limapuluh Kota Safni, resmi bergabung bersama Partai Gerindra sekaligus telah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade pada November 2025 lalu. Dinamika perpolitikan di Kabupaten Limapuluh Kota menjadi perbincangan yang hangat. Apakah hal tersebut akan menjadi kenyataan.
Dikutip dari detiknews Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya pada 3 November 2025 bahwa Masyarakat Sumbar, khususnya warga Kabupaten Lima Puluh Kota, hari ini saya bersama Pak Safni, Bupati Lima Puluh Kota. Sebagai Ketua DPD Gerindra Sumbar, saya menyerahkan KTA sebagai tanda beliau resmi bergabung dengan Partai Gerindra.
Menurut Andre, kehadiran Safni di Gerindra bukan hanya simbol politik, tetapi juga semangat baru untuk memperkuat pembangunan daerah. Ia ingin Gerindra bersama dengan Safni memajukan Lima Puluh Kota.
“Terima kasih Pak Bupati atas kepercayaannya. Mulai hari ini beliau menjadi bagian dari keluarga besar Partai Gerindra. Insya Allah kita akan bersama-sama memperjuangkan kemajuan Lima Puluh Kota,” ujarnya.
![]()
Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade Bersama Bupati Limapuluh Kota Safni.
Sementara itu, Safni mengaku langkahnya bergabung dengan Gerindra dilandasi kesamaan visi dan kerja nyata. Ia berjanji akan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Saya melihat Gerindra punya komitmen kuat untuk membangun daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu sejalan dengan apa yang saya yakini sebagai kepala daerah,” ungkap Safni saat itu.
Waktu terus berjalan, Dengan surat yang dikeluarkan oleh DPD Gerindra Sumbar nomor 04.001/plt/DPD-Gerindra/Sumbar/2026 yang ditandatangani oleh Andre Rosiade dan Evi Yandra pada 27 April lalu, menunjuk Nurkhalis Datuak Bijo sebagai Pelaksana Tugas DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota.
Deni Asra sendiri, sudah menjadi Ketua DPC Gerindra lebih dari 10 tahun lalu. Kini, partai besutan Prabowo tersebut belum memiliki ketua permanen atau definitif pasca digantinya Deni Asra.
Terkait itu, sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota ikut berpendapat. Salah satunya mantan birokrat senior Desri Imam.
Menurut Desri, Haji Safni adalah fitur yang paling cocok memimpin DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota.
Selain sebagai bupati, Haji Safni juga adalah kader dari Partai Gerindra. “Haji Safni memiliki kedekatan secara emosional dengan Partai Gerindra. Beliau juga sudah ber KTA Partai Gerindra. Karena itu, Haji Safni adalah figur yang sangat cocok memimpin Gerindra kedepan,” ujar Desri pada Rabu (29/4) siang.
Desri yakin, di tangan dingin Haji Safni, kedepannya mampu membawa Partai Gerindra sebagai partai pemenang di Kabupaten Limapuluh Kota. Tidak hanya menang di legislatif tapi juga di eksekutif.
“Gaya politik Haji Safni itu tenang tapi pasti dan terukur. Meski beliau adalah wajah baru di politik Limapuluh Kota tapi beliau bisa meyakinkan masyarakat. Saya yakin, Partai Gerindra ditangan Haji Safni nantinya bisa mengembalikan kejayaan Gerindra dan jadi partai pemenang. Mudah-mudahan,”kata kandidat yang pernah meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Limapuluh Kota 2020 dan 2025 lalu itu.
Bahkan Desri menyampaikan bahwa jabatan Bupati adalah jabatan Politik jadi jangan tanggung tanggung, H.Safni harus memegang tampuk Ketua DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota, tutupnya. (Benpi)