Payakumbuh—Momentum.bulan puasa 1447 H/2026, DPC PPP Kota Payakumbuh menggelar konsolidasi serta berbuka bersama dengan jajaran pengurus dan kader sekaligus simpatisan membuat partai berlambangkan Ka’bah ini semakin solid. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mangkuto, Senin (16/3/2026).
Kegiatan konsolidasi yang dihadiri sekitar 200 orang peserta yang terdiri dari pengurus DPC, PAC, Majelis Partai, Fraksi PPP, kader serta simpatisan di Kota Payakumbuh, Menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas internal partai dalam suasana bulan suci Ramadan.
![]()
Ketua DPC PPP Kota Payakumbuh, Fitrayanto, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan seluruh elemen partai.
“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk memperkuat silaturahmi antar pengurus, kader, dan simpatisan. Melalui konsolidasi ini kita ingin memastikan bahwa PPP tetap solid dan bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Kota Payakumbuh,” ujar Fitrayanto.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kerja-kerja organisasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara diawali dengan konsolidasi organisasi, dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan, dan ditutup dengan berbuka puasa bersama seluruh peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, DPC PPP Kota Payakumbuh berharap semangat persatuan dan kebersamaan di antara pengurus, kader, serta simpatisan dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan kemajuan daerah.
![]()
Selain menggelar konsolidasi DPC PPP Kota Payakumbuh juga menampung berbagai aspirasi masyarakat. Tak perhatian juga tertuju kepada para guru mengaji. Dimana beliau Fitrayanto bertekad akan berjuang semaksimal. mungkin agar para guru TPA /mengaji bisa hidup layak dengan profesinya.
” Tentu segala aspirasi guru TPA kita tampung. Apalagi saat ini mereka sangat berguna untuk mendidik anak anak tau dengan ilmu agama. Kehadiran mereka agar ada jalan keluar dari pemerintah setempat terkait honor guru mengaji, ujar Fitrayanto .
Fitrayanto menambahkan kehadiran guru TPA membagi harus menjadi sebuah perhatian serius dari Pemko Payakumbuh.
” Guru TPA /Guru mengaji harus menjadi perhatian serius Pemko Payakumbuh. Tanpa ada guru guru mengaji tersebut, bagaimana moral.anak.anak atau generasi kita kedepan . Jadi harapan kedepan agar Pemko Payakumbuh bisa memperhatikan kehidupan mereka. Agar mereka bisa bekerja sebaik mungkin,” imbuh Fitrayanto. (Benpi)
Kehadiran guru TPA diruang Fraksi PPP Kota Payakumbuh, juga menjadi sebuah tali asih antara partai berlambangkan Ka’bah tersebut dengan para pengajar yang melahirkan para generasi pecinta Al-quran. Dimana pada kesempatan tersebut partai PPP memberikan bantuan yang merupakan tanda bahwa Partai PPP Peduli dengan insan guru. (Benpi)