Payakumbuh– Polres Payakumbuh menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres, Kamis (12/03/2026).
Apel gelar pasukan dipimpin oleh Walikota Payakumbuh Dr. dr. Zulmaeta, Sp-OG-KFM, didampingi Bupati 50 Kota H. Safni Sikumbang dan Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, S.I.K.S.H.M.H.
Hadir juga dalam gelaran apel jajaran Forkopimda Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota, serta peserta apel dari jajaran TNI-Polri dan instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Zulmaeta membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya, Kapolri menyatakan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan komitmen sinergis TNI-Polri bersama stakeholder terkait untuk mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dalam amanat tersebut Kapolri juga menyatakan berdasarkan hasil rapat lintas sektoral yang di lakukan, diprediksi puncak arus mudik akan terjadi dua kali, yaitu pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026, dengan puncak arus balik pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret.
Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga perdamaian nasional dan mendukung program prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan ekonomi nasional yang tetap terjaga meskipun ada gejolak global.
Pasca pelaksanaan apel, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo mengatakan apel gelar pasukan ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan seluruh personel dan instansi terkait. Jajaranya akan mengutamakan langkah preventif dan penegakan hukum yang humanis, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan masyarakat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif.
” Segala jenis potensi kerawanan dan penanggulanganya telah kita bahas dengan stakeholder terkait dalam rapat koordinasi lintas sektoral sebelumnya, kita bertekad melalui pergelaran pasukan dilapangan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam perayaan hari raya Idul Fitri 1447 H, ” ungkap Kapolres.
Dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026 ini, Polres Payakumbuh telah menyiapkan 112 orang personil Polri dibantu personil dari TNI, Dinas perhubungan, Sat Pol PP serta Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota.
Ratusan personil tersebut akan disiagakan di 2 Pos Pelayanan yang berada di Simpang Warna Warni dan Simpang Piladang serta 1 Pos Pelayanan yang berada di pusat Kota Payakumbuh setiap harinya selama 13 hari yang dimulai dari tanggal 13 s/d 25 Maret 2026 sesuai jadwal pelaksanaan operasi. (Benpi)