RUANGPOLITIK.COM – Bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto baru-baru ini meminta para buruh untuk tidak selalu menuntut kenaikan gaji. Pasalanya, fakta di lapangan, kenaikan gaji terus menerus akan membuat perusahaan seperti tercekik.
“Buruh kau udah dapat ini, ini, ini, angkutan akan kita bebaskan supaya kau kerja juga ringan. Ya sudah dong jangan kau tuntut-tuntut pengusaha (naikkan upah). Kalau tidak untung pengusahanya bisa pindah ke Bangladesh, ke mana ke mana,” ungkap Prabowo.
Namun, pernyataan ini kemudian menuai cibiran dari para warganet. Mereka mengatakan, belum menjadi pemimpin sudah memberikan peringatan pada kaum buruh agar tidak banyak menuntut.
Dikutip dari pernyataan netizen di X (Twitter dulunya) akun @narkosun mengatakan, “Wah blunder ini dari Prabowo. Semua buruh gak akan pilih dia kalo begini caranya.”
Akun lainnya @AnakLolina2 mengatakan, “Bagaimana bisa mengatakan sangat peduli dengan rakyat kecil kalau buruh pun di hajar jangan banyak nuntut? Sekarang kita jadi tahu siapa yang hadir memberi solusi dan siapa yang bisanya marah2 krn dianggap menuntut. I n g a t . . . Prabowo Anti Buruh.”
Tak hanya itu, akun @Urrangawak menuliskan bahwa, sebagai capres, seharusnya Prabowo mengajak buruh berdialog bukan malah memperingatkan agar buruh tak menuntut lonjakan upah sampai menekan perusahaan.
“Ini sama aja Prabowo Anti Buruh. Padahal suara buruh jadi penentu kemenangan di Pilpres,” ungakp akun @Urrangawak.
Editor: M. R. Oktavia
(rupol)