• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua DPR Minta Penanganan Khusus Kasus Bullying Anak

by Ruang Politik
in Nasional
441 4
0
Ketua DPR RI Puan Maharani/Ist

Ketua DPR RI Puan Maharani/Ist

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Puan juga menyoroti dampak perundungan terhadap anak-anak, baik secara psikis maupun fisik. Ia menyebut bahwa banyak kasus perundungan terjadi karena faktor-faktor lingkungan dan internal keluarga.

RUANGPOLITIK.COM – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak pemerintah untuk melakukan penanganan khusus terhadap maraknya kasus perundungan atau bullying di Indonesia, terutama yang menimpa anak-anak.

“Penanganan lebih khusus menjadi penting agar pengusutan kasus bullying anak dapat berjalan dengan optimal karena dalam perundungan anak, pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur sehingga membutuhkan perlakuan dan pendampingan khusus, termasuk pada sistem peradilannya.” kata Puan, di Jakarta, Jumat (29/9).

RelatedPosts

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

Puan menyebut beberapa instansi yang perlu terlibat dalam penanganan khusus, seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Polri.

Puan juga menyoroti dampak perundungan terhadap anak-anak, baik secara psikis maupun fisik. Ia menyebut bahwa banyak kasus perundungan terjadi karena faktor-faktor lingkungan dan internal keluarga. Menanggapi situasi darurat perundungan di Indonesia, Puan meminta pemerintah membuat kurikulum yang membangun karakter siswa melalui pendidikan moral dan budi pekerti.

“Pendidikan tak hanya menyangkut unsur akademik semata. Padahal penanaman akhlak melalui pendidikan budi pekerti sangat diperlukan anak-anak kita sehingga mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang bermartabat, berbudaya, sekaligus berakhlak serta berkarakter kuat,” ujar Puan.

Puan juga mengajak pemerintah untuk memetakan penyebab maraknya kasus perundungan di Tanah Air dan memberikan program pencegahan serta mengoptimalkan penanganan kasus perundungan dari sisi kesehatan. Ia menekankan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi generasi mendatang.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BullyingDPR RIPuan Maharani
Previous Post

Ketua Umum PDIP Mengingatkan Besarnya Impor Pangan Indonesia

Next Post

Mahasiswa Sumbar Ngegas ke Ganjar soal Asing Kuasai Lahan

Ruang Politik

Next Post
Bakal Capres 2024 Ganjar Pranowo/Ist

Mahasiswa Sumbar Ngegas ke Ganjar soal Asing Kuasai Lahan

Recommended

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

19 jam ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

21 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive