• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

PPP Jawab Panda soal Politik Identitas, Sandi: Nyatanya Masuk Kabinet

by Ruang Politik
in RuangPemilu
437 8
0
Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo/RuPol

Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo/RuPol

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Awiek mengatakan setiap parpol atau pihak tertentu pasti pernah menggunakan politik identitas, termasuk partainya.

RUANGPOLITIK.COM – Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek merespons pernyataan Politikus senior PDIP Panda Nababan yang mengungkap jejak politik identitas Sandiaga Uno sebagai catatan krusial dalam proses pertimbangan kandidat cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Awiek mengatakan setiap parpol atau pihak tertentu pasti pernah menggunakan politik identitas, termasuk partainya. Hanya saja bagaimana memaknai politik identitas yang tidak terlalu overdosis dan jangan sampai menjadi alat pemecah belah bangsa.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

“Kalau iya Pak Prabowo dan Sandi bagian dari politik identitas yang dihindari oleh PDIP, nyatanya mereka diterima di koalisi pemerintahan, jadi kabinet mereka berdua,” kata Awiek di Kompleks Parlemen, Selasa (12/9) malam.

Dalam praktik politik identitas, Awiek mencontohkan normal bagi orang Islam misalnya lebih memiliki preferensi memilih pemimpin yang seagama dengan mereka, dan itu diperbolehkan. Yang dilarang menurutnya adalah seseorang tidak boleh menjadi pemimpin lantaran minoritas atau berbeda agama dan suku.

Awiek pun meminta agar politik identitas dan masa lalu dalam Pilpres sebelumnya tidak dikait-kaitkan dalam proses menuju Pilpres 2024. Ia pun menilai pemilih Sandiaga pada Pilpres 2019 atau Pilkada DKI Jakarta 2017 juga saat ini sudah beda kolam, alias beda pilihan.

“Jadi suasana sudah berbeda antara 2019 dan 2024, apalagi dibandingkan dengan Pilkada DKI jauh berbeda,” kata dia.

Dengan demikian, Awiek menilai kurang apik apabila Sandiaga selalu dikaitkan pada masa lampau. Menurutnya saat ini Sandiaga berada di posisi netral, pun sudah berada dalam koalisi pemerintahan dan koalisi PDIP untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.

“Kita harus jujur. Kalau dibilang politik identitas ya pak Prabowo dan Sandi . Tapi ternyata pak Prabowo jadi Menhan dan Sandi jadi Menparekraf. Apa tidak menjadi catatan saat itu?,” ujar Awiek.

Awiek juga mengatakan apa yang disampaikan Panda Nababan merupakan opini pribadi lantaran selama ini tidak ada catatan krusial tersebut yang disampaikan elite PDIP dalam rapat internal bersama PPP.

“Itu kan yang disampaikan opung Panda itu kan pertanyaan pribadi bukan pertanyaan resmi PDIP,” imbuhnya.

Politikus senior PDIP Panda Nababan sebelumnya masih enggan membeberkan kepastian atau persentase Sandiaga menjadi cawapres. Namun ia membocorkan saat ini partainya memiliki satu catatan terkait Sandiaga yang kemudian menjadi pertimbangan para elite PDIP.

“Jadi begini, saya buka saja. Ada satu catatan, Sandiaga Uno waktu jadi wakilnya Anies pas Gubernur [DKI Jakarta], mereka mentolerir juga politik identiitas, dan waktu dia juga dengan Prabowo [cawapres 2019],” kata Panda dalam acara ‘Political Show’ CNN Indonesia TV, Senin (11/9) malam.

Panda mengatakan hal itu sudah menjadi pembahasan di internal PDIP. Ia juga mengatakan peluang atau nasib Sandiaga menjadi cawapres tergantung bagaimana Menparekeraf itu bersikap ke depan.

“Faktor ini berpengaruh, menentukan dia dipakai atau tidak. Lho iya, Ini kan track record,” imbuhnya.

Namun demikian, Panda kembali menegaskan bahwa kewenangan untuk menetapkan pilihan pendamping Ganjar dalam Pilpres 2024 merupakan kewenangan elite PDIP dan masing-masing ketua umum partai pendukung Ganjar, yakni PPP, Perindo, dan Hanura.

Panda selanjutnya memastikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merupakan sosok yang penuh kehati-hatian dalam menentukan pilihan, sehingga ia meminta agar publik bersabar menunggu keputusan akhir sosok cawapres untuk Ganjar.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PPPSandiaga Uno
Previous Post

Adu Gagasan 14 September, BEM UI Sudah Kirim Undangan ke Tiga Bacapres

Next Post

Rocky Gerung Bawa Bukti Sekardus ke Bareskrim Polri

Ruang Politik

Next Post
Rocky Gerung mendatangi Bareskrim Polri sambil dikawal 3 polisi, Rabu (13/9/2023)/Ist

Rocky Gerung Bawa Bukti Sekardus ke Bareskrim Polri

Recommended

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

4 jam ago
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

13 jam ago

Trending

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

6 hari ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive