• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Kasus Korupsi yang Menyeret Cak Imin Mencuat, Eks Jubir KPK: Kekuasaan untuk Habisi Lawan Politik

by Ruang Politik
in RuangPemilu
417 31
0
Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah/Ist

Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah/Ist

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mencuatnya kembali kasus ini, sontak jadi sorotan. Publik menanggapinya meragam.

RUANGPOLITIK.COM – Kasus korupsi Kardus Durian belakangan ini kembali mencuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan membuka opsi untuk mengusut kembali kasus yang menyeret nama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu.

Narasi itu berkembang setelah Ketua Umum PKB tersebut dipasangkan dengan Anies Baswedan. Calon Presiden Koalisi Perubahan untuk Pilpres 2024.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Mencuatnya kembali kasus ini, sontak jadi sorotan. Publik menanggapinya meragam.

Eks Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah mengatakan, penegakan hukum mestinya tak bisa digunakan kekuasaan semaunya. Apalagi dengan niat menghabisi lawan politik.

“Penegakan hukum, apalagi pemberantasan korupsi jika bisa seenaknya digunakan kekuasaan untuk menghabisi lawan politik,” kata Febri dikutip RuPol dari unggahannya di Twitter, (3/9/2023).

Jika demikian kata Febri, maka akan merusak semangat penegakan hukum.

“Sudah merusak semangat penegakan hukum itu sejak awal. Untuk dan pada siapapun,” pungkasnya.

Selain itu, Febri mengaku sepakat dengan Alissa Wahid. Putri mantan Presiden Abdur Rahman Wahid atau Gus Dur.

“Setuju dengan mbak @AlissaWahid,” ujarnya.

Alissa menanggapi kabar KPK membuka opsi kembali mengusut dugaan korupsi yang menyeret Cak Imin. Ia menyebut memang tugas lembaga anti rasuah itu memeriksa kasus korupsi.

“Wajib memang bagi Negara untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait dengan kasus korupsi yang menjahati rakyat,” ucapnya.

Tapi menurutnya, penegakan korupsi tidak boleh digunakan sebagai ajang untuk menjegal. Entah pada siapapun.

“Di sisi lain, (walau saya bermasalah dg Cak Imin cs) saya tak ingin kontestasi politik menjadikan hukum sbg bahan jegal-jegalan. Itu bahaya bagi masa depan bangsa,” tegas Alissa.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Cak IminKPK
Previous Post

Deklarasi Cepat Anies-Muhaimin, Pengamat: Semoga Bukan Karena Kasus Kemenaker

Next Post

Prabowo Teriakkan “Hidup PKB”, Ini Ulasan Pengamat…

Ruang Politik

Next Post
Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. /Antara

Prabowo Teriakkan “Hidup PKB”, Ini Ulasan Pengamat...

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

4 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

4 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

13 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive