• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

NasDem dan PKB Lampaui Ambang Batas Pencalonan Presiden

by Ruang Politik
in RuangPemilu
440 5
0
 Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh/Ist.

 Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh/Ist.

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang sebelumnya terdiri dari NasDem, Demokrat dan PKS kini telah berubah. Pasalnya, Demokrat telah resmi mengundurkan diri dari Koalisi Perubahan.

RUANGPOLITIK.COM – Partai NasDem dan PKB melampaui ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) untuk mendaftarkan capres-cawapres ke KPU jika mereka berkoalisi di Pilpres 2024.

Partai NasDem memiliki 59 kursi sedangkan PKB 58 kursi. Artinya total kursi 117. Apalagi jika ditambah dengan PKS.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang sebelumnya terdiri dari NasDem, Demokrat dan PKS kini telah berubah. Pasalnya, Demokrat telah resmi mengundurkan diri dari Koalisi Perubahan.

Demokrat tidak menerima jika capres usungannya, Anies Baswedan duet dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

PKB, NasDem dan PKS berpotensi berkoalisi. Pasalnya, PKS legowo jika Cak Imin jadi cawapres dari Anies.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Andi Luhur Priyanto menyebut bahwa bargaining Demokrat di KPP lemah sejak awal.

“Sejak awal, dengan mendorong AHY sebagai Cawapres maka bargaining Demokrat sebenarnya lemah di KPP. Bukan soal survey, tapi captive market dukungan yang dianggap tidak cukup melengkapi kekurangan Anies,” kata Luhur Priyanto, kepada Fajar.co.id, Jumat, (1/9/2023).

Menurutnya, Demokrat yang keluar dari KPP, mesti dikalkulasi ulang. Menghitung cermat dampak efek ekor jas dukungan di Pileg ketika membentuk poros baru, apalagi jika hanya bersama PPP.

“Kalau tidak cukup prospektif, belum tentu juga ada partai yang mau ikut dalam poros baru itu,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, ujian kematangan kepemimpinan bagi AHY dalam menentukan keputusan di momentum krusial seperti ini.

“Kalaupun ikut bergabung di koalisi Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto, posisi Demokrat tetaplah inferior di lintasan koalisi,” ungkap Luhur.

“Hadir dan tidaknya tidak akan mencukupkan atau mengurangi syarat pencalonan. Selama ini dipersepsikan bahwa akseptabilitas Anies lemah di basis pemilih Islam tradisional atau Nahdiiyyin. Meskipun sikap politik PKB tidak selalu sama dengan NU struktural, tetapi Cak Imin cukup representative mewakili kalangan Islam tradisional,” tandasnya.

Berdasarkan UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, syarat bagi partai politik untuk mendaftarkan capres-cawapres adalah 20 persen kursi DPR atau 115 kursi hasil pemilu sebelumnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(Rupol)

Tags: NasdemPKB
Previous Post

Baru Juga Dicalonkan Dampingi Anies, KPK Usut Dugaan Korupsi Cak Imin Saat Jadi Menteri

Next Post

Hari Ini Anies-Cak Imin Dideklarasikan

Ruang Politik

Next Post
Pasangan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Anies Baswedan untuk kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024. /Antara

Hari Ini Anies-Cak Imin Dideklarasikan

Recommended

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

11 jam ago
Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

16 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

2 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive