• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Aksi TNI Geruduk Polrestabes Medan Berbuntut Penahanan Mayor Dedi

by Ruang Politik
in Kilas Update
442 5
0
Prajurit TNI geruduk Markas Polrestabes Medan. /Instagram/@medantau.id

Prajurit TNI geruduk Markas Polrestabes Medan. /Instagram/@medantau.id

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dedi kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI hingga akhirnya yang bersangkutan pun ditahan.

RUANGPOLITIK.COM —Aksi penggerudukan Kantor Polrestabes Medan oleh puluhan personel TNI berujung penahanan terhadap anggota Kodam I/Bukit Barisan Mayor Dedi Hasibuan.

Dedi bersama sejumlah prajurit TNI mendatangi Mapolrestabes Medan, pada 5 Agustus lalu. Tujuan mereka untuk mempertanyakan penangguhan penahanan tersangka pemalsuan surat keterangan lahan berinisial ARH yang merupakan keluarga dari Dedi.

RelatedPosts

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Buntut peristiwa ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintahkan polisi militer untuk memeriksa prajurit TNI yang terlibat.

Sebab, tindakan prajurit yang mendatangi Mapolrestabes Medan itu tidak etis. Yudo juga menekankan tindakan prajurit tersebut bukan atas nama Kodam I/Bukit Barisan.

Dedi kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI hingga akhirnya yang bersangkutan pun ditahan.

“Betul sudah ditahan,” kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono saat dihubungi, Selasa (8/8).

Kendati demikian, Julius belum menjelaskan lebih lanjut soal pelanggaran yang dilakukan Dedi, apakah terkait pidana atau disiplin.

“Masih proses, setelah penyidikan maka ditentukan,” ucap dia.

Sebab, tindakan prajurit yang mendatangi Mapolrestabes Medan itu tidak etis. Yudo juga menekankan tindakan prajurit tersebut bukan atas nama Kodam I/Bukit Barisan.

Dedi kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI hingga akhirnya yang bersangkutan pun ditahan.

“Betul sudah ditahan,” kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono saat dihubungi, Selasa (8/8).

Kendati demikian, Julius belum menjelaskan lebih lanjut soal pelanggaran yang dilakukan Dedi, apakah terkait pidana atau disiplin.

“Masih proses, setelah penyidikan maka ditentukan,” ucap dia.

Tak hanya Dedi, belasan prajurit yang ikut bersama Dedi saat menggeruduk Mapolrestabes Medan turut diperiksa oleh Pomdam Bukit Barisan (Pomdam I/BB).

Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Riko Siagian mengatakan mereka dimintai keterangan terkait peristiwa itu. Namun, ia belum membeberkan soal materi penyelidikan.

“Iya benar diperiksa. Siang ini ada 13 orang yang dimintai keterangan di Pomdam I/BB,” ucap dia.

Sebelumnya, sejumlah pengamat hukum juga meminta agar tindakan penggerudukan oleh anggota TNI aktif ke Mapolrestabes Medan perlu ditindak tegas. Jika tidak, maka akan terjadi lagi hal serupa di kemudian hari.

Pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai sikap anggota TNI menggeruduk itu tergolong tidak patut dan menjadi contoh buruk bagi masyarakat.

Menurutnya, tindakan prajurit TNI mendatangi markas kepolisian sama saja bentuk intervensi terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

“Saya tetap melihat tindakan prajurit TNI mendatangi Polrestabes Medan itu sebagai bentuk arogansi, intimidatif (verbal) dan intervensi sekaligus,” kata Fahmi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/8).

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Julius Ibrani menganggap penggerudukan yang dilakukan anggota TNI tak sesuai dengan profesionalisme dan asas kepatuhan. Oleh karena itu, patut ditindak tegas

Julius juga memandang penggerudukan oleh prajurit TNI sebagai obstruction of justice atau tindakan menghambat proses hukum.

Dia menjelaskan bahwa fungsi yang melekat di penyidik menganut prinsip pro justitia. Dengan demikian, segala bentuk gangguan, hambatan dan halangan yang diterima dapat dijerat dengan suatu tindak pidana.

“Mau itu dilakukan oknum TNI, mau oknum sipil, periksa itu semua,” kata Julius.

“Ini harus diperiksa juga oleh Puspom TNI. Ada pelanggaran terhadap profesional dan tupoksi. Harus ditindak tegas,” tambahnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Aksi GerudukPolrestabes MedanTNI
Previous Post

Turis Korsel Ngamuk di Pura Besakih Bali, Rusak Alat Sembahyang

Next Post

Viral Miss Arab 2007 Terancam Penjara Buntut Telepon Salah Kamar Ronaldo

Ruang Politik

Next Post
Viral Miss Arab 2007 Terancam Penjara Buntut Telepon Salah Kamar Ronaldo/Ist

Viral Miss Arab 2007 Terancam Penjara Buntut Telepon Salah Kamar Ronaldo

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

2 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive