• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua MK Anwar Usman Setuju dengan Klarifikasi Denny Indrayana: Apa yang Bocor Kalau Belum Putus?

by Ruang Politik
in Nasional
418 31
0
KETUA Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah). /Ist

Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah). /Ist

481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Anwar melanjutkan, perkara sistem Pemilu 2024 baru melewati proses kesimpulan per 31 Mei 2023. Setelah itu masih ada musyawarah majelis hakim MK dan pembahasan putusan yang mesti dilalui.

RUANGPOLITIK.COM —Kehebohan soal bocornya hasil gugatan sistem pemilu 2024 berujung laporan polisi bagi Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana. Buka suara, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman justru menyetujui ucapan Denny, bahwa narasi kebocoran data adalah keliru.

Denny yang juga merupakan mantan Wamenkumham mulanya menyebutkan dapat informasi dari orang terpercaya, bahwa MK akan memutuskan Pemilu 2024 dilakukan dengan sistem proporsional tertutup alias coblos partai.

RelatedPosts

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Setelah pernyataannya memicu kegaduhan hingga sampai ke kepolisian, Denny sempat berikan klarifikasi bahwa tak ada rahasia negara yang bocor sebagaimana tudingan Menko Polhukam Mahfud MD. Seolah sepakat dengan Denny, Anwar Usman menegaskan tidak ada putusan MK bocor.

“Ah itu (kalau) saya bilang, apa yang bocor kalau belum putus?” kata Anwar, usai menghadiri perayaan Hari Lahir Pancasila di Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Juni 2023.

Anwar melanjutkan, perkara sistem Pemilu 2024 baru melewati proses kesimpulan per 31 Mei 2023. Setelah itu masih ada musyawarah majelis hakim MK dan pembahasan putusan yang mesti dilalui.

Artinya, kata dia, perkara itu belum dimusyawarahkan apalagi diputuskan. Setelah simpulan diterima barulah ada rapat permusyawaratan hakim sebagai penghasil putusan final. “Insyaallah (putusan keluar) dalam waktu dekat. Mudah-mudahan (bulan Juni),” ucapnya.

Terkait kekhawatiran adanya ketidakadilan dalam putusan, Anwar menekankan bahwa MK akan mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum ketok palu soal sistem pelaksanaan Pemilu nanti.

Klarifikasi Denny Indrayana
Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana merilis pernyataan dari sisinya, setelah dilaporkan ke polisi terkaiit pernyataannya mengenai sistem Pemilu 2024. Eks Wamenkumham itu menepis narasi dari Menko Polhukam, Mahfud MD tentang bocornya rahasia negara.

Melalui akun twitternya, @dennyindrayana, pada Senin, 30 Mei 2023, ia mengatakan sudah benar-benar mempertimbangkan ucapannya sebelum berbicara di depan publik terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

“Silakan disimak dengan hati-hati. Saya sudah secara cermat memilih frasa “mendapatkan informasi” bukan “mendapatkan bocoran” tidak ada pula putusan yang bocor, karena kita semua tahu, memang belum ada putusannya. Saya menulis MK ‘akan’ memutuskan, masih akan, belum diputuskan,” ucapnya.

Selain itu dia juga merasa perlu meluruskan tudingan Mahfud MD. Dia menekankan bahwa tak ada kebocoran rahasia negara sebab informasi yang dia dapat bukan bersumber dari MK, baik dari jajaran majelis hakim maupun unsur-unsur lain dalam lembaga itu.

“Saya juga secara sadar tidak menggunakan istilah ‘Informasi dari A1’ sebagaimana frasa yang digunakan dalam twit Menko Polhukam Mahfud MD. Karena info A1 mengandung makna informasi rahasia, seringkali dari Intelijen. Saya menggunakan frasa ‘orang yang sangat saya percaya kredibilitasnya’,” ucap dia.

Adapun, tujuannya mengemukakan informasi tersebut kepada publik, kata Denny semata demi terbentuknya pengawasan publik. Dia mengaku hanya ingin publik bergerak bersama, ikut mengendalikan MK agar terlahir keputusan bijaksana.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Denny IndrayanaMK
Previous Post

Perang Saudara Sudan, PBB Laporkan 1,2 Juta Orang Mengungsi

Next Post

Megawati Mengaku Kerap Protes Disebut Presiden Ke-5 RI, Ini Alasannya

Ruang Politik

Next Post
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (kiri) dan KSAL Laksamana Muhammad Ali/Ist

Megawati Mengaku Kerap Protes Disebut Presiden Ke-5 RI, Ini Alasannya

Recommended

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

1 hari ago
BPBD Payakumbuh Gelar Pelatihan  Pencegahan dan Mitigasi Bencana

BPBD Payakumbuh Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

2 hari ago

Trending

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

5 hari ago
Inilah Sosok Waskito Budi Darmo, A.Md.IP., S.H., M.M Kalapas Kelas III Suliki

Inilah Sosok Waskito Budi Darmo, A.Md.IP., S.H., M.M Kalapas Kelas III Suliki

2 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

1 hari ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive