• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
14 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Djayahadi Hanan: Koalisi Besar Akan Usung Prabowo Capres, Rumit Jika PDIP Gabung

by Rupol
in RuangPemilu
440 19
0
491
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Menyusul akan dibentuknya Koalisi Besar oleh masing-masing Ketum Parpol dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk berada dalam satu gerbong di Pilpres 2024 diprediksi akan mengalami riak atau conflict interest jika PDIP masuk didalamnya.

Berdasarkan hasil survei terbaru yang direlease oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), ditemukan bahwa Prabowo menjadi capres potensial yang paling banyak dipilih dengan persentase 30,3%. Kemudian, Ganjar Pranowo menempati posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 26,9% dan disusul Anies sebesar 25,3%.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Namun, bagaimanakah dinamika yang akan muncul jika Koalisi Besar ini nanti akan terbentuk? Mengingat masing-masing parpol memiliki kandidat unggul. Menurut
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan jika Koalisi Besar terbentuk maka yang potensial menjadi capres adalah Prabowo Subianto.

“Kalau yang dimaksud koalisi besar adalah gabungan KIB dan KKIR, maka capres yang lebih masuk akal dan mudah mereka sepakati adalah Prabowo,” ungkap Djayadi Hanan kepada RuPol, Minggu (9/4/2023).

Ia juga mengatakan jika Prabowo memiliki tiga keunggulan dibanding kandidat lain.

“Prabowo punya tiga keunggulan sekaligus: elektabilitas tinggi, partainya setara dengan Golkar alias partai terbesar, dan dia di-endorse oleh Jokowi,” ujarnya.

Djayadi melihat persoalan akan menjadi rumit ketika penentuan cawapres karena di sini banyak nama besar yang tentunya juga dikenal luas oleh publik. Sehingga keputusan untuk penentuan cawapres nanti akan menyesuaikan sesuai dengan arahan Jokowi.

“Tapi soal cawapres mungkin akan alot karena PKB ingin Muhaimin, Golkar ingin Airlangga atau Ridwan Kamil, PAN dan PPP ingin Erick Tohir. Mungkin juga Prabowo ingin Khofifah. Tapi selama Jokowi menjadi pemimpin koalisi besar, maka keputusan soal cawapres bisa diselesaikan dengan mengikuti saran Jokowi,” urainya.

Namun, ia melihat situasi akan mengalami sedikit dinamika dan riak jika PDIP bergabung ke Koalisi Besar ini. Karena diprediksi sulit adanya kesesuaian terkait capres dan cawapres yang akan diusulkan.

“Koalisi besar justru akan lebih sulit bertahan kalau PDIP gabung. Karena PDIP pasti mau bawa capres atau cawapres, yang belum tentu cocok dgn partai partai KIB dan KKIR,” tegasnya.

Karena itu, Djayadi justru merasa akan sulit tercapainya kesepakatan jika PDIP bergabung dalam Koalisi Besar ini. Mengingat adanya kepentingan antar masing-masing elit yang sulit mencapai satu kesepakatan.

“Selain itu, tanpa PDIP, KIB dan KKIR adalah tim Jokowi. Tapi kalau PDIP gabung, muncul pertanyaan apakah mereka tim Jokowi atau tim Megawati,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

LSI: Publik Puas Kinerja Pemerintahan Jokowi Didukung Mendag Zulhas

Next Post

Beredar Rekaman Pegawai KPK Soal Pemberhentian Endar, Walk Out saat Rapat

Rupol

Next Post
Beredar Rekaman Pegawai KPK Soal Pemberhentian Endar, Walk Out saat Rapat

Beredar Rekaman Pegawai KPK Soal Pemberhentian Endar, Walk Out saat Rapat

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

5 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

7 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive