RUANGPOLITIK.COM — Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) mengadakan silaturahmi di Kantor DPP PAN, pada akhir pekan kemarin. Menariknya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut hadir pada acara tersebut.
Atas wacana ini, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan mendukung wacana pembentukan koalisi besar, yang belakangan mencuat antara Koalisi Indonesia Bersatu dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
“Saya nonton di TV pernyataan dari presiden, jadi, yang terbaik untuk bangsa dan negara yang terbaik untuk rakyat , tentu PDIP pasti akan mendukung hal tersebut,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (4/4/2023).
Menurut Puan Maharani, PDIP setuju dengan wacana koalisi gemuk, dengan catatan harus memiliki kesamaan visi-misi.
“Bisa dilakukan jika kemudian visi dan misi atau kemudian cita-cita dari semua nya itu bersepakat untuk sama-sama bisa melakukannya, jadi ya setuju kalau memang itu dilakukan dengan cita-cita dan visi-misi yang sama untuk Indonesia,” kata Puan.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyatakan adanya koalisi gemuk di Pemilu tidak menjamin kemenangan. Menurutnya, kemenangan ditentukan oleh sosok calon presiden.
“Soal kemenangan atau tidak, tidak menjamin kemenangan. Yang menentukan kemenangan itu yang pertama tentu figur, kemudian soliditas partai,” kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (3/4/2023).
Terkait wacana pembentukan koalisi besar yang diwacanakan oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), menurutnya pihaknya siap bergabung
“PDIP sejak awal memang akan bergotongroyong bersama sama dengan kekuatan lain, bekerjasama baik dengan Golkar, baik dengan PPP maupun PAN maupun Gerindra dan PKB, PAN, semua partai,” tukasnya.
Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)