• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
14 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Kritik Istri ASN Pamer Tas Seharga Rp1,5M, PKS: Nggak Masuk Akal

by Rupol
in Kilas Update
446 18
0
497
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — PKS menyoroti harta kekayaan pejabat Dinas Perhubungan DKI Jakarta Massdes Arouffy yang keluarganya kerap memamerkan gaya hidup mewah di media sosial. PKS menilai nominal harta kekayaan yang dilaporkan Massdes tak masuk akal.

“Nggak masuk akal lah ya, seorang ASN yang laporan harta kekayaannya Rp 1,8 miliar, tapi tas istrinya seharga Rp 1,5 miliar,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli saat dihubungi, Sabtu (1/4/2023).

RelatedPosts

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

Sebelumnya diketahui jika Pemprov DKI telah memeriksa Massdes Arouffy buntut istri dan anaknya viral menunjukkan gaya hidup mewah.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut pemeriksaan dilakukan oleh Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tengah memeriksa Massdes.

Taufik mendesak agar Massdes memberikan penjelasan mengenai harta kekayaannya di hadapan publik. Menurutnya, Massdes mesti menerangkan apakah keluarganya memiliki sumber penghasilan lain sehingga bisa menerapkan gaya hidup mewah.

“Pak Masdes harus menjelaskan kepada publik mengapa istrinya punya tas mahal? Apakah harta istrinya terpisah dari harta suami? Dan kemudian istrinya punya usaha atau dapat warisan yang gede banget gitu,” jelasnya.

Sebagai PNS, Massdes memiliki hak jawab untuk menjelaskan persoalan yang sedang terjadi. Taufik mendesak agar Pemprov DKI selaku atasan Massdes memberikan sanksi jika penjelasannya bertolak belakang dengan fakta yang ada.

“Pak Massdes punya hak jawab untuk membersihkan namanya dan nama Korps ASN Pemda DKI Jakarta. Kalau jawabannya tidak bisa diterima maka harus ada sanksi dari atasannya,” ujarnya.

“Kalau ada dugaan korupsi atau gratifikasi harus diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Belum tentu dicopot sih. Tergantung besarnya kesalahan. Mungkin dimutasi saja kalau kesalahannya dianggap ringan,” sambungnya.

Taufik juga mewanti-wanti agar para aparatur sipil negara (ASN) tak memamerkan harta kekayaannya. Sebagai abdi negara, Taufik memandang para ASN mesti berhati-hati dalam bertindak.

“Kalau mau jadi orang kaya dan Flexing-flexing. Jadilah pengusaha. Tapi itu juga harus banting tulang dulu dan mesti pakai cara yg halalan thoyyiban,” tegasnya.

“ASN adalah abdi negara yang digaji dari APBN atau APBD yaitu uang rakyat. Jadi konsekuensinya ASN harus berhati-hati dalam menjalankan hak dan kewajibannya. Tanggung jawabnya besar kepada rakyat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tukasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Dave Laksono: KIB Santai Tentukan Capres-Cawapres

Next Post

HenSat: Dari Survei Terbaru Kinerja Cak Imin Lebih Baik Dari Prabowo

Rupol

Next Post
HenSat: Dari Survei Terbaru Kinerja Cak Imin Lebih Baik Dari Prabowo

HenSat: Dari Survei Terbaru Kinerja Cak Imin Lebih Baik Dari Prabowo

Recommended

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

13 jam ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

19 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

2 hari ago
Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

6 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

2 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive