• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Mafia Umrah Pakai Foto Tokoh Agama untuk Promosi

by Ruang Politik
in Kilas Update
452 5
0
Ilustrasi Mafia Umrah/Repro

Ilustrasi Mafia Umrah/Repro

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang dilakukan PT NSWM itu adalah salah satu modus operandi mereka, untuk menghimpun dana dari para korban. Selain itu, mereka mencari korban dalam kelompok pengajian di masjid-masjid

RUANGPOLITIK.COM —Mafia umrah yang terbongkar usai menelantarkan jemaah umroh, melakukan berbagai cara untuk menggaet para korbannya. PT Naila Syafa’ah Wisata Mandiri (NSWM) diketahui menggelapkan dana para jemaah yang menjadi korban.

Tiga tersangka yang ditetapkan Polda Metro Jaya dalam kasus tersebut yakni Mahfudz Abdulah, Halijah Amin (istri Mahfudz), serta Hermansyah (direktur PT Naila Syafaah Wisata Mandiri). Mereka bahkan memasang foto tokoh agama dengan pengikut banyak di media sosial, agar menarik minat calon korban.

RelatedPosts

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Foto tokoh agama itu dipasang pada brosur penawaran, seolah-olah ada kerja sama endorse antara kedua belah pihak. Namun, ternyata tokoh agama yang ‘dimanfaatkan’ tersebut termasuk ke dalam salah satu korban mereka.

Apa yang dilakukan PT NSWM itu adalah salah satu modus operandi mereka, untuk menghimpun dana dari para korban. Selain itu, mereka mencari korban dalam kelompok pengajian di masjid-masjid.

“Kemudian modus dari PT Nayla ini juga merekrut tokoh agama yang memiliki pengikut yang banyak, kemudian memasang fotonya dalam brosur. Sehingga jemaah banyak ikut ke dalam travel ini,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat konferensi pers, Kamis, 30 Maret 2023.

“Dan kebetulan korbannya ada ini, tokoh agamanya ini juga menjadi korban. Jadi seolah-olah di-endrose tapi dia korban juga,” ucapnya menambahkan.

Jual Lagi Tiket Hangus
Tidak hanya memanfaatkan tokoh agama, mafia umrah itu juga menawarkan tiket hangus yang bisa dihidupkan kembali. Namun, para korban dimintai biaya lebih, untuk mendapatkan tiket tersebut.

“Modusnya lagi ada tiket hangus, bisa dihidupkan lagi. Kemudian menambah sejumlah uang yang dibebankan kepada jemaah sejumlah Rp2.500.000. Nah ini kami sedang selidiki,” tutur Hengki Haryadi.

“Dengan menambah masing-masing tax itu Rp2.500.000, dengan alasan tiket yang sudah tidak berlaku hangus ini bisa dihidupkan lagi dengan menambah sejumlah uang,” ucapnya menambahkan.

Lebih lanjut, Hengki Haryadi menuturkan bahwa Polisi akan memanggil pihak maskapai yang terkait dengan kasus tersebut untuk menyelidiki modus menghidupkan kembali tiket yang hangus. “Kok bisa ada modus seperti ini dan kami akan panggil pihak maskapai. Sedang kami adakan pemanggilan untuk kami dalami,” ujarnya.

“Kami akan selidiki lebih mendalam, kenapa ada modus seperti ini di salah satu maskapai. Tiket yang sudah hangus bisa dihidupkan lagi dengan menambah sejumlah uang,” kata Hengki Haryadi menambahkan.

Ganti Identitas
Hengki Haryadi mengungkap bahwa salah satu tersangka penipuan travel umroh pemilik PT NSWM merupakan residivis. Tersangka residivis bernama Mahfudz Abdullah mengganti namanya agar bisa beraksi melakukan aksi penipuan serupa.

“Agar tidak ketahuan bahwa yang bersangkutan ini dulu pernah melakukan modus yang sama ataupun residivis, yang bersangkutan mengganti namanya, yaitu Mahfudz Abdullah menjadi Abi Hafidz Al-Maqdisy,” katanya.

Lebih lanjut, Hengki Haryadi menjelaskan bahwa sejak identitasnya diganti, pelaku yang sebelumnya memiliki PT GAM di tahun 2016, kemudian membeli PT NSWM untuk melakukan aksi serupa dan tidak diketahui.

“Yang Polda Metro Jayamembeli PT Naila Syafa’ah Wisata Mandiri ini agar tidak ketahuan karena sebelumnya yang bersangkutan punya PT lagi, yang lain yang merupakan sudah ditindak pada tahun 2016 oleh Polda Metro Jaya, yaitu PT Garuda Angkasa Mandiri,” tuturnya.

“Dia membeli PT Naila Syafa’ah Wisata Mandiri ini, namun disini tetap di bawah kendali tersangka Mahfud dan istrinya,” ucap Hengki Haryadi menambahkan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: Mafia Umrah
Previous Post

Pejabat Pamer Harta, JK: Punya Tas-Mobil Bagus Jadi Musuh Warga

Next Post

Kunjungan Presiden Taiwan ke AS, China Patroli di Selat Taiwan

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi bendera China dan Taiwan di samping pesawat militer/Reuters

Kunjungan Presiden Taiwan ke AS, China Patroli di Selat Taiwan

Recommended

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

8 jam ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

20 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

7 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive