• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Dedi Kurnia: PDIP Salah Timing Mencari Simpati Publik dan Gagal Konsolidasi

by Rupol
in RuangPemilu
430 13
0
474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — FIFA telah mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Indonesia. Hal itu diketahui melalui keterangan resmi induk sepak bola dunia, melalui keterangan yang diterbitkan pada Rabu (29/3/2023) malam.

Sikap PDIP yang tegas menolak Israel dan mengaitkannya dengan jejak sejarah masa lalu dengan perjuangan Palestina menjadi bulan-bulanan publik. Bahkan PDIP dianggap tidak bisa melihat netralitas olahraga sepakbola dan politik yang jauh bersebrangan dan berbeda kepentingan.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Menurut Dr Dedi Kurnia Syah pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), kepada RuPol, Jumat (31/3/2023) mengatakan jika sikap PDIP ini tidak terlalu menguntungkan banyak secara kalkulasi politik.

“Dua hal bisa terjadi, PDIP bisa saja mendapat tambahan simpati dari kelompok pemilih pro Palestina, juga Ganjar yang sedang gencar lakukan propaganda untuk orientasi Pilpres. Hanya saja yang tidak mereka pikirkan adalah pemilih pro Palestina sudah cukup kuat di partai lain,” tegas Dedi.

Hal ini mengingat sikap pro Palestina sudah digunakan oleh PKS, dan ketika PDIP mengambil posisi bargainning ini dianggap bukan waktu yang tepat dan tidak menguntungkan untuk menambah elektabilitas partai. Sebaliknya pecinta sepakbola akan kecewa dengan sikap PDIP ini.

” Yakni PKS, sehingga upaya PDIP dan Ganjar justru akan dianggap sebatas mencari panggung di waktu yang tidak tepat. Situasi ini bisa saja simpati di dapat, tetapi tidak menambah pemilih. Sebaliknya, pemilih PDIP yang selama ini lebih terbuka terhadap Israel, akan merasa tertekan karena sikap PDIP tidak seperti biasanya, bahkan untuk urusan Sepak Bola yang miliki jumlah penggemar cukup banyak, bisa berganti kecewa dengan sikap PDIP dan Ganjar ini,” ulasnya.

Efek buruknya menurut Dedi, ini akan mengancam Ganjar dan PDIP, tidak menutup kemungkinan para simpatisan akan pergi.

“Artinya, simpati yang di dapat tidak menambah suara, pemilih loyal yang sudah ada cenderung kecewa dan meninggalkan Ganjar juga PDIP,” kritiknya.

Peluang ini menurut Dedi, juga akan merugikan Jokowi yang sedang membangun pencitraan untuk pemerintahan dan resiko hubungan dengan PDIP bisa terganggu.

“Kedua, gelaran ini seharusnya menjadi materi propaganda Jokowi, ia memerlukan pujian di tengah situasi ekonomi yang memburuk, juga reputasi pemerintah, sehingga kegagalan ini jelas mengecewakan bagi Jokowi, dan PDIP dianggap sebagai dalang, maka relasi Jokowi dan PDIP bisa saja terganggu,” ucapnya..

Hal ini bisa diartikan sebagai petaka Elektabilitas Ganjar, ia tidak mampu mengendalikan ambisinya sebagai tokoh yang sedang gandrung simpati, tetapi gagal menyatakan gagasan dan ide yang lebih besar.

“Publik dan politisi Indonesia sama tidak dewasa ya, tetapi kekacauan ini muaranya tentu ada pada politisi yang memang gagal berkonsolidasi dengan publik,” tukasnya.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan putusan FIFA membatalkan Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20 disesalkan, namun ia meminta semua pihak harus bisa menahan diri.

“Tidak saling menyalahkan dan mengambil sisi positifnya,” kata Hasto, Jumat (30/3/2023).

Namun, ini juga menjadi kesempatan bagi semua pihak termasuk kaum muda untuk tidak melupakan sejarah dan memahami sejarah.

“Gelora Bung Karno dibangun terkait faktor sejarah penolakan terhadap Israel oleh Bung Karno. Sejak awal, PDI Perjuangan tidak pernah menolak Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia. Yang ditolak keikutsertaan Israel. Bahkan peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan dipindah dari GBK dalam rangka mendukung pelaksanaan U-20,” tegasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

​Erick Thohir Ungkap Sebab Batalnya Piala Dunia U-20, Kanjuruhan, Israel atau Stadion?

Next Post

Panwaslih Aceh Dalam Coklit Temukan 31 Ribu Pemilih Sudah Meninggal

Rupol

Next Post
Panwaslih Aceh Dalam Coklit Temukan 31 Ribu Pemilih Sudah Meninggal

Panwaslih Aceh Dalam Coklit Temukan 31 Ribu Pemilih Sudah Meninggal

Recommended

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

2 hari ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

2 hari ago

Trending

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

4 hari ago
Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

6 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

4 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive