• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Bullying Berulang di ICBS, DPR: Dinas Pendidikan Perlu Lakukan Pengawasan

by Rupol
in Nasional
664 21
0
733
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kekerasan verbal atau bullying berulang yang terjadi di Pesantren Insan Cendikia Boarding School (ICBS) di Payakumbuh, Sumatera Barat mendapat sorotan dari Anggota DPR RI Andreas Pareira. Ia meminta agar dinas pendidikan setempat mengambil tindakan terkait hal ini.

“Dinas pendidikan setempat perlu melakukan pengawasan terhadap pihak sekolah dan mengambil tindakan,” kata Andreas saat berbincang dengan RuPol, Senin (20/3/2023).

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Andreas juga meminta sekolah atau Pesantren ICBS untuk menjelaskan kepada publik tentang peristiwa yang terjadi di sekolah. Karena apabila terjadi kekerasan yang sudah menyangkut kriminalitas tentu sdh menyangkut ranah publik.

“Harus dilakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku. Namun apabila menyangkut pelanggaran disiplin, tentu sekolah harus melakukan tindakan terhadap pelaku pelanggar disiplin,” ucapnya.

Diketahui Sekolah Islam Terpadu Insan Cendekia Boarding School atau yang lebih dikenal sebagai Pesantren ICBS, beberapa waktu terakhir mendapat perhatian khusus dari masyarakat.

Hal itu karena diberitakan berkali-kali terjadi aksi kekerasan fisik maupun bullying terhadap santri, bahkan ada yang sempat mendapat perawatan dan menderita trauma.

Berdasarkan catatan RuPol, sedikitnya ada 4 kasus kekerasan yang sempat mengapung. Kasus kekerasan terpantau pada pada pertengahan tahun 2022 kemudian 3 bulan setelah itu terjadi lagi kasus kekerasan bahkan sampai ke ranah hukum di Polres Limapuluh kota.

Pada saat itu tindak kekerasan berbuntut penganiayaan terhadap korban Af (14) oleh rekanya Ys (14)  di asrama Umar 2 Pondok Pesantren ICBS di Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota pada Kamis (8/09/2022).

Kasus kekerasan yang juga menyita perhatian publik terjadi tiga bulan lalu, yang mengakibatkan seorang santri dilarikan ke Rumah Sakit M. Jamil Padang untuk mendapat perawatan intensif.

“Putra saya harus saya keluarkan dari lembaga pendidikan ke agamaan di ICBS itu. Bukannya dapat pendidikan yang baik, malah anak saya jadi trauma,” ujar wali murid asal Kinali Pasaman Barat  Ahmad Rizki .

Awalnya Ahmad Rizki sangat antusias mengantarkan anaknya menimba ilmu di ICBS tersebut, karena mendengar pendidikan agama di sekolah yang berpola pesantren tersebut sangat bagus.

“Justru yang terjadi sebaliknya, anak kami harus dilarikan ke  rumah sakit akibat penganiayaan di Pondok Pesantren tersebut”, sambungnya.

Kemudian baru-baru ini terjadi lagi kekerasan dan bullying di asrama ICBS. Menurut keterangan dari orang tua murid, tak hanya terjadi pada anaknya namun juga kerap terjadi pada santri-santri lain baik di asrama Harau maupun Global.

Bahkan ia sampai menyebut ICBS hanya tampak bagus di luar, sementara di dalam busuk sekali.

“Terjadi pembullyan di asrama ICBS, sudah beberapa santri yang keluar sekolah dan ada beberapa santri yang daring ada juga kekerasan di asrama, malah ustad pembina malah menyudutkan santri,” ungkapnya di Harau.

Ia menceritakan anaknya dipukul beberapa kali hingga berdarah di Asrama Global ICBS namun tidak ada tindakan dari pihak asrama. Ia juga mengungkap bahwa kejadian serupa terjadi di ICBS tak hanya terjadi pada anaknya juga pada anak-anak yang lain.

Sehingga katanya banyak santri yang keluar, pindah, tidak masuk sekolah hingga ada yang memilih daring. Rata-rata santri itu takut untuk kembali ke ICBS.

Terakhir juga terpantau juga ada tindakan ustad di ICBS yang tidak bijaksana dalam menangani kenakalan santri di ICBS.

“Seharusnya yang namanya anak-anak treatmennya tentu berbeda dengan orang dewasa, jadi kami lihat ini juga terjadi pada anak kami beberapa hari yang lalu dia diperlakukan tidak sepantasnya,” ujar salah seorang orang tua murid. (DNG)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Desakan Copot Direksi Pertamina, Ini Jawaban Erick Thohir

Next Post

Efriza: Anies Potensial Rebut Ceruk Golkar di Daerah

Rupol

Next Post
Efriza: Anies Potensial Rebut Ceruk Golkar di Daerah

Efriza: Anies Potensial Rebut Ceruk Golkar di Daerah

Recommended

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Capai 77 Persen, RTLH dan Jalan Terus Dikebut

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Capai 77 Persen, RTLH dan Jalan Terus Dikebut

7 jam ago
Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Pemasangan Gorong-gorong Tuntas 100 Persen

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Pemasangan Gorong-gorong Tuntas 100 Persen

1 hari ago

Trending

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive