• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
08 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PKB Ajak Hindari Politik Identitas yang Bisa Memecah Belah Bangsa

by Ruang Politik
in Nasional
442 9
0
Ilustrasi Politik Identitas/Repro

Ilustrasi Politik Identitas/Repro

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hal tersebut disampaikan oleh Daniel usai menghadiri acara diskusi bertajuk ‘Politik Identitas Jelang Pemilu 2024, Efektifkah?’ yang diselenggarakan oleh Badan Persaudaraan Antar Iman (Berani)

RUANGPOLITIK.COM —Jelang Pemilu 2024, politik identitas yang digunakan kelompok tertentu kini menjadi sorotan. Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mendorong masyarakat untuk tidak menggunakan politik identitas yang bisa memecah belah bangsa.

“Selama politik identitas bisa menjadi kekuatan kebangsaan yang merajut persaudaraan yang memperkuat kebhinekaan, saya rasa sah-sah saja. Yang harus kita hindari adalah politik identitas yang memecah belah,” kata Daniel, dilansir Pikiran-rakyat.com dari Antara.

RelatedPosts

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Hal tersebut disampaikan oleh Daniel usai menghadiri acara diskusi bertajuk ‘Politik Identitas Jelang Pemilu 2024, Efektifkah?’ yang diselenggarakan oleh Badan Persaudaraan Antar Iman (Berani).

Menurutnya, ada dua politik identitas yang menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia, yakni PKB dan Nahdlatul Ulama (NU), serta telah menjaga kebinekaan dan persaudaraan antara anak bangsa.

Dalam kesempatan itu, Daniel mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mempolitisasi identitas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Anggota Komisi IV DPR RI itu pun mengingatkan bahwa penting bagi masyarakat memiliki kesadaran untuk menjadi kekuatan perekat meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

“Kalau terjadi perpecahan, yang menjadi korban pertama adalah masyarakat, elite politik senang-senang saja,” tuturnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Tommy Kurniawan. Menurutnya, politik identitas harus dihapuskan karena berpotensi memecah belah bangsa.

“Politik yang identitas, politik pecah belah, dan juga yang tidak bermanfaat yang bikin ilfeel generasi Z, saya kira harus dihilangkan. Jadi (seharusnya) bagaimana memperbanyak pemikiran, ide dan juga gagasan untuk membangun bangsa dan negara,” ujar Tommy.

Berdasarkan hasil survei dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada tahun 2022 disebutkan bahwa generasi Z dan milenial dengan rentang usia antara 17-39 tahun akan mendominasi Pemilu 2024 di angka 60 persen.

Menurut Tommy, generasi Z cenderung memandang sosok yang visioner dan hebat dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Oleh karena itu, dia berharap agar visi-misi serta ide yang membangun Indonesia yang dikedepankan.

“Saya kira kalau mereka (generasi Z) tertarik dengan ide dan konsep itu. Apalagi (kalau) related dengan generasi Z, saya yakin pasti mereka akan berpartisipasi karena mereka berkepentingan untuk mengubah nasib dan juga masa depan mereka di kemudian hari,” katanya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: HLPKBPolitik Identitas
Previous Post

Depo Plumpang Meledak, PKS Minta Copot Juga Ahok

Next Post

Tim Kuasa Hukum Bicara di Sidang Lanjutan Uji Materi UU Pemilu di MK

Ruang Politik

Next Post
Tim Kuasa Hukum Bicara di Sidang Lanjutan Uji Materi UU Pemilu di MK

Tim Kuasa Hukum Bicara di Sidang Lanjutan Uji Materi UU Pemilu di MK

Recommended

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

2 jam ago
PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

4 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive