RUANGPOLITIK.COM — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melaksanakan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI. Dalam UKK itu DPP PKB melibatkan sejumlah tokoh ternama sebagai penguji eksternal dari berbagai latar belakang profesi.
Nama-nama beken yang terlibat sebagai penguji eksternal di hari terakhir UKK antara lain: Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang juga mantan Wakil Ketua DPD RI dan mantan anggota DPR RI dari Fraksi PPP Akhmad Muqowam, kemudian ada Prof AS Hikam, dosen di Jurusan Hubungan Internasional President University.
Diketahui Akhmad Muqowam berhasil menjabat sebagai wakil rakyat di Senayan. Bersama Partai Pembangunan Nasional (PPP), pria yang lahir di Salatiga, 1 Desember 1960 ini memenangkan pemilihan anggota DPR RI.
Pertama pada periode 1997-2004 sebagai anggota Komisi II; Kedua, pada periode 2004-2009 sebagai Ketua Komisi V yang membidangi masalah Perhubungan, Basarnas, PU, dan Perumahan Rakyat; Dan yang terakhir pada periode 2009-2014 sebagai anggota Komisi IV.
Pelaksanaan UKK bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI yang digelar PKB ini memasuki hari terakhir, Jumat (3/3/223). Di hari pamungkas UKK untuk tingkat bacaleg DPR RI ini, jumlah peserta yang diuji mencapai lebih dari 90 bacaleg.
Hingga saat ini total daftar sementara bacaleg DPR RI dari PKB ada sebanyak 531 orang, bacaleg DPRD Provinsi 2.177 orang, dan bacaleg DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 15.419 orang.
Selain Akhmad Muqowam, penguji UKK juga ada Koordinator PKPNU KH. Munim DZ, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraeni, Staf Khusus Wakil Presiden Robikin Emhas, Direktur Padasuka TV Yusuf Mars, Direktur RMOL.id Teguh Santosa, dan Ketua AIPI Dr. Alfitra Salam.
Pada UKK di hari-hari sebelumnya juga ada Dekan Fisip Universitas Islam Internasional Indonesia Philips J Vermonte, Dekan Fisip Universitas Padjajaran Dr Widya S Budi, dan Staf Khusus Wapres KH Imam Aziz.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu yang juga Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan penguji eksternal sehingga caleg yang terjaring benar-benar caleg yang memiliki kapasitas mumpuni, juga memiliki integritas tinggi sebagai calon wakil rakyat.
”Jadi selain penguji internal, kami juga melibatkan penguji eksternal dari berbagai latar belakang profesi. Ada akademisi, jurnalis, politikus senior, staf khusus wapres dan juga berbagai background profesi lainnya. Kami ingin hasil dari UKK ini benar-benar menghasilkan balaceg yang terbaik dan punya integritas tinggi untuk kepentingan bangsa,” ujar Jazilul Fawaid.
Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan bahwa UKK ini tidak hanya dilakukan untuk bacaleg DPR RI, namun juga bacaleg DPR kabupaten/kota dan provinsi. Pelibatan pihak eksternal ini juga sebagai bentuk keterbukaan yang dilakukan DPP PKB dalam proses penjaringan bacaleg.
Dikatakan Gus Jazil, dengan tingginya antusias bacaleg PKB ini, pihaknya sangat optimistis bisa meraih target yang sudah ditetapkan pada Pemilu 2024 mendatang yakni meraih 100 kursi DPR RI dan menempatkan PKB di posisi minimal dua besar atau keluar dari jebakan partai menengah.(Syf)
Editor: Syafri Ario
(Rupol)