• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Pengamat: Ada Kekuatan Besar Dibalik Duet Ganjar-Erick, Tidak Ada Resistensi Politik

by Rupol
in RuangPemilu
441 14
0
487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan
mengatakan di kalangan kader PAN adalah nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir, namun Zulhas masih belum memutuskan karena dinamika politik dapat berubah terlebih PAN berada di dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PPP.

Terkait gagasan tersebut dinilai sebagai persilangan kekuatan antara Istana Negara dengan rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Teuku Umar.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno. Dia awalnya menilai sosok Politisi Senior PDIP Panda Nababan menanggapi isu duet Ganjar-Erick Thohir seperti replika Istana dan Teuku Umar.

“Kalau saya ingin fokus dari opung (Panda Nababan), karena opung ini merupakan replika dari Istana dan replika dari Teuku Umar, jadi opung ini sebenarnya adalah titik temu info dari Teuku Umar dan info dari Istana,” kata Adi Prayitno, Rabu (1/3/2023).

Adi menilai Panda Nababan dulu tidak terlalu menikmati ketika ada partai, selain PDIP, yang mencoba mengusulkan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. Dia menyebut Panda Nababan saat itu menganggap usulan itu tidak beretika secara politik.

“Kalau dulu memang agak agresif, kalau ada orang sebut Ganjar itu opung sangat paling depan gaspol, 4 gigi langsung, langsung diserang sama opung itu dianggap kemajon, itu dianggap mendahului Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, tidak sesuai fatsun, tidak punya akhlak secara politik, itu dulu,” jelas Adi Prayitno.

Namun demikian, Adi menilai saat ini Panda Nababan menanggapi secara berbeda saat PAN mengusulan duet Ganjar-Erick Thohir. Menurutnya, ini pertanda Istana Negara dan Teuku Umar mulai setuju dengan usulan duet tersebut.

“Ketika PAN saat Rakornas kemarin nyebut Ganjar dengan Erick, jangankan ngegas, nyalakan mobil pun, nyalain mesin pun opung nggak ada suara, bahkan opung cenderung mengamini, cenderung melempar senyum, itu tunjukkan suasana hati yang sesungguhnya. Mengamini dari jauh duet antar Ganjar dan Erick Thohir itu adalah selera, ‘selera’ opung yang kemudian replika antara Teuku Umar dan Istana,” ujar Adi Prayitno.

Ia menilai seperti membuktikan adanya kekuatan yang cukup besar menyetujui yakni ada kekuatan di Istana Negara dan Teuku Umar untuk mengkonsolidasikan duet tersebut.

“Soal Ganjar-Erick sepertinya ada kekuatan yang cukup besar, entah itu apa, tapi saya menganggap kekuatan besar itu adalah kawin silang antara Teuku Umar dan Istana yang saya kira mampu mengkonsolidasi kekuatan-kekuatan politik ketika ini diumumkan sebagai sebuah barang yang akan launching di 2024,” jelasnya.

Adi menyebut ini dibuktikan dengan tidak adanya resistensi apapun ketika duet ini disounding oleh PAN. Bahkan, menurutnya, PDIP juga nyaris tidak menolak sama sekali.

“Buktinya sederhana, nyaris tidak ada resistensi apapun dari partai politik yang saat ini ada di inner circle kekuasan politiknya Jokowi, PDIP misalnya nyaris tidak ada resistensi apapun,” tutur dia.

Sementara itu, saat Rakornas PAN Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan siap menunggu petunjuk Jokowi dalam menetapkan nama Capres-Cawapres yang akan diusung di Pilpres 2024.

Menurut Zulhas, saat ini kondisinya bila Presiden Jokowi adalah “Panglima Tertinggi” dalam PAN sehingga semua pengurus dan kader PAN akan tunduk pada petunjuknya.

“Di sini Panglima Perang, tapi kan ada Panglima Tingginya, jadi kalau kita-kita mau perang pasti harus menunggu perintah dan petunjuk Panglima Tingginya Bapak Presiden Jokowi”, ujar Zukfli usai mengikuti acara pembukaan Rakornas PAN di Semarang, Minggu (26/2/2023).

Zulhas masih akan membawa ide ini untuk dibicarakan dengan rekan satu koalisi di KIB untuk mendapat persetujuan.

“Aspirasi kita akan dibawa ke KIB dulu, kan semua Ketum petinggi Partai juga mau jadi Capres Cawapres, jadi kita tidak mau gegabah dan masih menunggu arahan dari Bapak Presiden karena kita di dalam koalisi pemerintahan. Jadi mohon bersabar”, pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

KPK Layangkan Surat Pemeriksaan ke Pejabat Bea Cukai Jogja Eko Darmanto

Next Post

Hasil Klarifikasi Harta Rafael Alun Trisambodo, Menguak Pemilik Asli Rubicon dan Harley Davidson

Rupol

Next Post
Rafael Alun Trisambodo saat diperiksa KPK. /ANTARA

Hasil Klarifikasi Harta Rafael Alun Trisambodo, Menguak Pemilik Asli Rubicon dan Harley Davidson

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

6 menit ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

10 menit ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

9 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive