• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Hasil Klarifikasi Harta Rafael Alun Trisambodo, Menguak Pemilik Asli Rubicon dan Harley Davidson

by Ruang Politik
in Round Up
432 23
0
Rafael Alun Trisambodo saat diperiksa KPK. /ANTARA

Rafael Alun Trisambodo saat diperiksa KPK. /ANTARA

487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah ditelusuri, KPK menyebutkan bahwa Mobil Rubicon itu bukan milik Rafael Alun Trisambodo. KPK menyebut STNK dan BPKB mobil mewah itu atas nama kakak Rafael

RUANGPOLITIK.COM —Eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, telah memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Rp56 miliar miliknya. Ayah Mario Dandy itu datang ke Gedung Merah Putih KPK pada Rabu, 1 Maret 2023.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

Dalam pemeriksaan tersebut, KPK juga menelusuri asal-usul kepemilikan mobil Rubicon, Harley Davidson, Land Cruiser, rumah, hingga aset-aset lainnya. Sebagaimana diketahui, mobil Jeep Rubicon dan Harley Davidson tersebut menjadi sorotan lantaran kerap dipamerkan Mario Dandy di media sosial-nya.

Setelah ditelusuri, KPK menyebutkan bahwa Mobil Rubicon itu bukan milik Rafael Alun Trisambodo. KPK menyebut STNK dan BPKB mobil mewah itu atas nama kakak Rafael.

Ayah Mario Dandy ini mengaku membeli mobil tersebut, kemudian menjualnya lagi ke sang kakak.

“Dia (Rafael) beli, dia jual lagi ke kakaknya. Jadi kita bilang (ke Rafael), ya sudah kasih unjuk saja dokumennya. Nanti dia (Rafael) akan bawakan (dokumennya),” Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2023.

Peahala mengatakan, awalnya KPK melacak identitas pemilik mobil itu melalui plat nomor kendaraan. Namun, penelusuran tersebut membawa tim KPK ke alamat seseorang yang justru tinggal di gang sempit.

“Kita datangi alamat yang kita punya itu, itu gang di daerah Mampang (Jakarta Selatan), jadi memang orangnya sudah pergi tapi itu alamat di dalam gang,” ujarnya.

Penelusuran tersebut membuat KPK meragukan kepemilikan mobil Rubicon tersebut, KPK mempertanyakan bagaimana mungkin pemilik mobil mewah itu tinggal di dalam gang.

“Jadi memang orangnya sudah pergi Tapi itu alamat di dalam gang. Jadi kita pikir ini tidak mungkin dia punya itu,” ucap Pahala.

Kemudian, terkait motor gede (moge) Harley Davidson, KPK mengaku tidak bisa menelusuri asal-usul kendaraan tersebut karena tidak dilengkapi pelat nomor.

“Yang Harley Davidson, karena enggak ada pelat nomornya, kamu juga enggak bisa cari kemana-mana,” ujar Pahala.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, berdasarkan pengakuan Rafael, tak hanya mobil Rubicon yang diakui sebagai milik orang lain. Mobil Land Cruiser, motor Harley Davidson, motor Yamaha, hingga mobil BMW putih juga diakui bukan merupakan milik Rafael Alun, melainkan milik anak menantunya.

Rafael Punya Saham di 6 Perusahaan

Selain kepemilikan mobil mewah dan motor gede, KPK menyebut bahwa ayah dari tersangka penganiayaan, Mario Dandy itu punya saham di enam perusahaan. Namun, kepemilikan saham di enam perusahaan tersebut diketahui tidak dirinci dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHKPN).

“Iya, disebutkan di LHKPN terakhirnya. Tapi akses publik hanya sampai total surat berharga saja. Detailnya ya itu tadi, saham di enam perusahaan,” kata Pahala Nainggolan, Rabu, 1 Maret 2023.

Sementara, lanjut Pahala, nilai surat berharga dimiliki Rafael yang tertulis di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) senilai Rp1.556.707.379. KPK memastikan masih terus menelusuri perusahaan apa saja yang andilnya dimiliki oleh Rafael sesuai dengan yang tercantum di LHKPN sebagai surat berharga.

“Ini cerita gimana, kok perusahaannya besar tapi LHKPN-nya tidak terefleksi di situ,” ucapnya.
Respons Rafael setelah Diperiksa KPK

Rafael Alun menjalani proses pemeriksaan selama 8,5 jam. Rafael tiba di gedung KPK sejak sekira pukul 7.45 WIB dan baru menjalani pemeriksaan pada pukul 9.03 WIB. Dia meninggalkan ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.32 WIB.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Rafael terlihat sangat kelelahan dan enggan berkomentar banyak saat dikerubungi awak media. Rafael pun enggan berkomentar banyak dan memasrahkan semuanya pada KPK.

“Permisi saya sudah lelah dari pagi sampai ini. Tolong kasihan saya ya, saya sudah lelah, saya sudah lelah,” ucap Rafael.

“Bisa ditanyakan kepada KPK. Jadi saya telah memenuhi kewajiban saya untuk memberikan klarifikasi atas undangan yang diberikan oleh KPK kepada saya,” katanya, menambahkan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Ditjen PajakKPKRafael
Previous Post

Pengamat: Ada Kekuatan Besar Dibalik Duet Ganjar-Erick, Tidak Ada Resistensi Politik

Next Post

Pemprov NTT Buat Aturan Baru: Warga Wajib Jalan Kaki Demi Kendalikan Inflasi

Ruang Politik

Next Post
Siswa SMA Di NTT Diwajibkan Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi/Instagram @terangmedia

Pemprov NTT Buat Aturan Baru: Warga Wajib Jalan Kaki Demi Kendalikan Inflasi

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

6 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive