• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

PPATK Sebut Ada Dugaan Aliran Dana untuk Biayai Terorisme dari Anggaran Kemanusiaan

by Ruang Politik
in Kilas Update
432 18
0
Ilustrasi Pegambilan Uang/Ist

Ilustrasi Pegambilan Uang/Ist

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hal itu disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, dengan mengatakan pihaknya menemukan adanya penyimpangan pengumpulan dana donasi oleh yayasan

RUANGPOLITIK.COM —Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membeberkan temuan adanya dugaan penggunaan anggaran kemanusiaan untuk kepentingan pendanaan terorisme melalui yayasan. PPATK juga merilis watchlist terkait pendanaan terorisme pada penyedia jasa keuangan, mencakup 142 entitas dan 763 individu melalui aplikasi sipendar.

Hal itu disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, dengan mengatakan pihaknya menemukan adanya penyimpangan pengumpulan dana donasi oleh yayasan. Ivan Yustiavandana beruar sepanjang 2022, pihaknya juga melaporkan kepada Densus 88 antiteror, BIN, BNPT, DJBC, terkait hasil analisis secara proaktif sebanyak 82 analisis berkaitan dengan dugaan pendanaan terorisme itu.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

Pemko Payakumbuh Usulkan Perda Nomor 2 Tahun 2020

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

“Berdasarkan hasil analisis, diketahui adanya dugaan pendanaan terorisme melalui penyimpangan aktivitas pengumpulan dana donasi oleh yayasan yang berorientasi pada kegiatan sosial kemanusiaan, amal, dan keagamaan,” ujar Ivan Yustiavandana, dalam rapat kerja bersama Komisi III, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 14 Februari 2023, dikutip dari Antara.

Ivan Yustiavandana menyebut, salah satu temuan terbaru pihaknya terkait dugaan penggalangan donasi sebagai sumber pendanaan terorisme itu ada di Cianjur ketika donasi dibuka lantaran terjadi bencana gempa.

Menurut Ivan, terjadinya bencana alam menjadi sebuah momentum oleh pihak tidak bertanggungjawab untuk disalahgunakan di antaranya untuk keuntungan pribadi dan hal lain seperti pendanaan kelompok teroris.

“Atau dalam fakta terakhir kami menemukan memang terkait dengan dugaan kegiatan terorisme. Itu kami potret juga,” katanya.

PPATK maksimalkan pagu anggaran tahun 2023 senilai Rp292 miliar
Ivan Yustiavandana menjelaskan, anggaran PPATK untuk tahun 2023 senilai Rp292 miliar penggunaannya akan dimaksimalkan. Dia menyebut, dana itu digunakan untuk dua program yaitu program dukungan manajemen senilai Rp193,2 miliar dan program pencegahan, pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme senilai Rp98,8 miliar.

“PPATK mendapatkan automatic adjusmen atau pemblokiran belanja kementerian/lembaga sebesar Rp23,16 miliar berdasarkan surat Menteri Keuangan,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan itu cukup signifikan bagi PPATK. Karena dari Rp292 miliar dilakukan pencadangan sebesar 7,93 persen. “Namun kami berupaya untuk memenuhi harapan masyarakat umum,” kata Ivan.

Pencadangan anggaran atau automatic adjusmen merupakan kebijakan Kementerian Keuangan yang telah ditetapkan sejak tahun 2022. Ivan menegaskan PPATK akan terus berkomitmen untuk tetap fokus pada kegiatan yang mendukung rencana kerja pemerintah, berkaitan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT) di Indonesia.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PPATKteroris
Previous Post

Serba-serbi Masyarakat Dukung Eliezer Jelang Sidang Vonis

Next Post

Jelang Vonis, Pengacara: Terpantau Tingkah Tak Biasa Bharada E

Ruang Politik

Next Post
Ferdy Sambo vs Bharada E , Mantan Hakim Agung: 'Hajar Chad!' atau 'Woy Tembak' Sama Saja Konteksnya/Repro

Jelang Vonis, Pengacara: Terpantau Tingkah Tak Biasa Bharada E

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

3 jam ago
Pemko Payakumbuh Usulkan Perda Nomor 2 Tahun 2020

Pemko Payakumbuh Usulkan Perda Nomor 2 Tahun 2020

3 jam ago

Trending

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive