• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Pengamat Bantah Pernyataan Lukman Edy Terkait Sistem Pemilu

by Rupol
in RuangPemilu
449 4
0
485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Karna disitu terlihat kompetisi para caleg, jadi caleg dipaksa untuk berkompetisi untuk mendapatkan suara tinggi untuk duduk menjadi anggota dewan

RUANGPOLITIK.COM — Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi pernyataan Politisi PKB, Lukman Edy yang mengatakan sistem pemilu tertutup tidak membunuh demokrasi.

Menurut Ujang sistem pemilu proporsional terbuka masih tetap yang cocok untuk sistem pemilu di Indonesia. Alasan Ujang adalah karna sistem pemilu terbuka pemilih mengenal calegnya sedangkan proporsional tertutup tidak karna yang menentukan caleg yang duduk di legislatif adalah partai.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

“Karna disitu terlihat kompetisi para caleg, jadi caleg dipaksa untuk berkompetisi untuk mendapatkan suara tinggi untuk duduk menjadi anggota dewan. Nah kalau tertutup kan gak, duduk santai tidur pun jadi, karna yang menentukan partai politik,” ujar Ujang, Rabu (18/1/23).

Kemudian kata Ujang, sistem pemilu proporsional terbuka akan membuka relasi hubungan antara konstituen pemilihnya dengan caleg dan ada interaksi serta ikatan emosional dengan pemilih.

Sedangkan sistem pemilu proporsional tertutup tidak ada interaksi antara caleg dan pemilih. “Dia ga bakal turun tapi menang, dia dak tau siapa yang bakal dipilihnya,” kata Ujang.

Ujang mengatakan pemilu harus berkompetisi dengan sehat, sistem yang paling cocok adalah sistem pemilu proporsional terbuka. “Jadi saya sih melihat bahwa memilih partai dengan calegnya masih yang pas di sistem pemilihan kita,” paparnya.

Kata Ujang setidaknya dari dua alasan itu selain alasan lainnya bahwa sistem pemilu terbuka masih cocok untuk Indonesia.

“Sistem pemilu terbuka sudah beberapa kali dijalankan, masa bongkar pasang diubah lagi. Kapan bangsa ini bisa maju karna sistem yang sudah ditata, sudah jalan sudah pas di mundurkan lagi,” pungkasnya. (Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Pengamat Jelaskan Alasan Tolak Sistem Pemilu TertutupTanggapi Lukman Edy
Previous Post

Ridwan Kamil Resmikan Underpass Dewi Sartika Depok

Next Post

Nasib Pencapresan Anies Makin Suram, Demokrat Kuatir Koalisi Bubar

Rupol

Next Post
Anies Baswedan memberikan kuliah tamu di kampus Universtas Oxford/Instagram

Nasib Pencapresan Anies Makin Suram, Demokrat Kuatir Koalisi Bubar

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

3 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

5 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive