• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
19 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Balas NasDem, Demokrat: Kami Tak Paksa AHY Cawapres Anies

by Rupol
in Nasional
454 4
0
490
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sikap Demokrat tentu didasari atas pertimbangan yang jelas dan matang. Ada mekanisme survei.

RUANGPOLITIK.COM — Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution merespon pernyataan Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali yang menyebut ‘Koalisi Perubahan’ tak akan berjalan jika Partai Demokrat memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendamping calon presiden Anies Baswedan.

Syahrial menegaskan Demokrat tidak memaksakan AHY, ketua umum mereka, menjadi cawapresnya Anies Baswedan. Syahrial mengaku heran dengan sikap NasDem yang sampai memprediksi koalisi bubar andai AHY dipaksakan menjadi cawapres Anies.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Demokrat tidak dalam posisi memaksakan Ketum AHY melainkan dalam posisi bersikap atas kian intensifnya pembicaraan pada tim kecil koalisi. Justru dengan pernyataan Pak Ahmad Ali kita bertanya-tanya, dasarnya apa melarang Demokrat bersikap? Apalagi memprediksi koalisi akan bubar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/1/2023).

Syahrial Nasution lalu mengungkit ‘Koalisi Perubahan’ yang diupayakan pihaknya dengan NasDem dan PKS semata-mata demi perubahan dan perbaikan di 2024. Syahrial menyebut cawapres yang akan mendampingi Anies haruslah mampu ikut mendukung untuk memenangkan pasangan.

“Bingkainya sudah jelas, semangat untuk saling menguatkan dan memenangkan calon dari Koalisi Perubahan. Untuk melengkapi upaya tersebut, lantas Demokrat mengusulkan Ketum AHY sebagai cawapres pendamping Anies. Begitupun dengan PKS, mengusulkan mantan gubernur Jawa Barat Kang Aher sebagai cawapres pendamping Anies,” kata Syahrial.

“Karena Demokrat tidak memaksa, melainkan bersikap jika Koalisi Perubahan mau menang pada Pilpres 2024, maka sebaiknya pasangan yang diusung adalah Anies-AHY,” ujarnya.

Syahrial menyebut usulan duet Anies-AHY disampaikan dengan dasar yang kuat. Syahrial mengklaim duet ini diinginkan masyarakat.

“Sikap Demokrat tentu didasari atas pertimbangan yang jelas dan matang. Ada mekanisme survei. Menangkap keinginan atau mood yang selama ini ditangkap di masyarakat, juga pertimbangan lainnya yang sangat prinsipil,” kata dia.

Sebelumnya, Ahmad Ali menanggapi harapan Demokrat agar AHY menjadi cawapresnya Anies. Ahmad Ali menyampaikan harapan itu belum dibicarakan di internal dan juga dengan Anies.

Dia menilai harapan Demokrat sah-sah saja ingin AHY menjadi cawapres Anies. Menurutnya hal itu masih terlalu prematur.

Lebih lanjut Ali tidak mau dalam ‘Koalisi Perubahan’ terjadi penguncian hanya karena memaksakan kehendak. Dia memastikan apabila ada penguncian terhadap cawapres Anies, Koalisi Perubahan bisa saja bubar. (Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Balas NasDemDemokrat: Kami Tak Paksa AHY Cawapres Anies
Previous Post

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Setinggi 800 Meter

Next Post

Mendagri: Pemilu Serentak Tetap Dilaksanakan Tahun 2024

Rupol

Next Post
Mendagri: Pemilu Serentak Tetap Dilaksanakan Tahun 2024

Mendagri: Pemilu Serentak Tetap Dilaksanakan Tahun 2024

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Pusat Pasar Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Pusat Pasar Payakumbuh

4 jam ago
Pemko Payakumbuh Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri

Pemko Payakumbuh Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri

4 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

7 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

20 jam ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

7 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

20 jam ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive